Wajib Tahu! 9 Keistimewaan Membaca Surah Al-Baqarah

Bagi umat muslim, membaca surah-surah Al-Qur’an, termasuk Surah Al-Baqarah adalah kunci untuk menemukan sumber petunjuk yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan petunjuk yang ada di dalam Al-Qur’an bersumber langsung dari Allah SWT.

Pernyataan tersebut tertuang dalam firman Allah SWT, yaitu:

“Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya),” (QS. Al Baqarah: 120).

Surah Al-Baqarah adalah surah kedua dalam Al-Quran. Surah ini terdiri dari 286 ayat dan termasuk surah terpanjang dalam Al-Quran. Surah Al-Baqarah juga dianggap sebagai salah satu surah yang paling penting dan berpengaruh dalam Islam, karena surah ini mengandung banyak hukum, aturan, dan prinsip-prinsip dasar agama Islam. 

Surah Al-Baqarah juga merupakan surah yang diwajibkan dibaca pada saat salat Jumat. Surah ini memiliki banyak keistimewaan dan manfaat bagi para pembacanya. Apa saja? Simak penjelasannya dalam artikel ini!

Keistimewaan dan Keutamaan Membaca Surah Al-Baqarah

Membaca Surat Al-Baqarah memiliki banyak keistimewaan dan manfaat dalam agama Islam. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Pahala Besar

Rasulullah SAW menyebutkan dalam sebuah hadis riwayat Muslim bahwa membaca Surat Al-Baqarah memberikan pahala yang besar dan melindungi rumah dari kejahatan syaitan.

Baca Juga:

Kapan Nuzulul Quran Terjadi?

2. Pengusir Syaitan

Surat Al-Baqarah juga dikatakan sebagai “pembatas” yang dapat menghalangi syaitan untuk masuk ke dalam rumah atau ruangan tempat dibacanya.

3. Memahami Ajaran Islam

Surat Al-Baqarah adalah salah satu surat terpanjang dalam Al-Qur’an dan mengandung banyak hukum, tuntunan, dan ajaran-ajaran Islam. Membacanya membantu umat Islam memahami prinsip-prinsip agama dengan lebih mendalam.

4. Perlindungan dari Kesusahan

Rasulullah SAW juga menyebutkan bahwa membaca Surat Al-Baqarah di rumah memberikan perlindungan dari kesusahan dan kefakiran.

5. Penyembuh dan Rizki

Beberapa hadis menyatakan bahwa membaca Surat Al-Baqarah secara rutin dapat menjadi sumber berkah, menyembuhkan penyakit, dan mendatangkan rizki yang berlimpah.

6. Keberkahan dalam Rumah Tangga

Membaca Surat Al-Baqarah dapat membawa keberkahan dalam rumah tangga. Ada banyak hadis yang menyebutkan bahwa membaca surat ini dapat mempererat hubungan keluarga.

7. Membuat Rumah Lebih Terang dan Bersinar

Rumah di mana Surat Al-Baqarah dibaca secara rutin akan lebih terang dan bersinar, baik di dunia maupun di akhirat.

Baca Juga:

Keutamaan Membaca Surah Al Waqiah

8. Menghapus Kemiskinan dan Kesusahan

Membaca Surat Al-Baqarah secara rutin juga dihubungkan dengan menghapus kemiskinan dan kesulitan ekonomi.

9. Menghapus Kesusahan pada Hari Kiamat

Membaca Surat Al-Baqarah akan membawa keberkahan dan kebaikan di dunia dan juga akan memudahkan seseorang pada hari kiamat nanti.

Sumber: https://tirto.id/keutamaan-membaca-surat-al-baqarah-dan-waktu-terbaik-mengamalkannya

Hukum Pinjol (Pinjaman Online) dalam Islam

pinjol

Berkembangnya teknologi tentu memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk kemudahan dalam meminjam uang. Hanya dengan bermodalkan foto dan KTP, banyak orang yang terjerat dalam fenomena pinjaman online (pinjol).

Pinjol dianggap sebagai pilihan yang efektif bagi mereka yang membutuhkan uang tanpa harus bertemu secara langsung untuk melakukan transaksi utang-piutang. Akan tetapi, kenyataannya praktik ini menimbulkan banyak masalah bagi masyarakat, mulai dari adanya ancaman fisik bagi peminjam yang tidak bisa membayar hutang, ancaman penyebaran data peminjam dan lain sebagainya.

Artikel ini akan membahas lebih mendalam bagaimana hukum pinjam-meminjam secara online (pinjol) dalam pandangan Islam. Simak artikelnya hingga selesai!

Hukum Pinjam-Meminjam dalam Islam

Dalam Islam, pada dasarnya hukum pinjam-meminjam merupakan bentuk tolong-menolong terhadap sesama manusia. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda bahwa menolong orang lain yang sedang mengalami kesulitan merupakan sebuah kebaikan.

Baca Juga:

Pedoman Adab Bersosial Media dalam Islam

مَنْ نَفَّسَ عَنْ أَخِيهِ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ 

Artinya: “Barangsiapa melapangkan satu macam kesempitan dari aneka macam kesempitan yang dialami saudaranya, Allah akan melapangkan kesempitan penolong itu dari kesempitan-kesempitan hari kiamat. Dan barangsiapa menutupi (aib) orang Muslim, Allah akan menutupi aibnya baik di dunia maupun di akhirat. Barangsiapa memudahkan urusan orang yang sedang kesusahan, Allah akan memudahkan urusannya di dunia maupun di akhirat. Allah selalu dalam pertolongan seorang hamba selama ia mau menolong saudaranya,” (Sunan at-Tirmidzi: 2869).

Dikutip dari buku Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik yang ditulis oleh Muhammad Syafi’i Antonio, mengenai pinjam-meminjam dalam Islam terhadap dua poin utama, yaitu:

  • Pertama, pinjaman merupakan salah satu metode hubungan finansial dalam Islam. Akan tetapi, masih banyak metode yang diajarkan oleh syariah selain pinjaman, seperti jual beli, bagi hasil, sewa, dan sebagainya.
  • Kedua, dalam Islam, pinjam-meminjam adalah akad sosial, bukan akad komersial. Artinya, apabila seseorang meminjam sesuatu, dia tidak boleh disyaratkan untuk memberikan tambahan atas pokok pinjamannya.

Hal tersebut didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa setiap pinjaman yang menghasilkan keuntungan adalah riba, sedangkan para ulama sepakat bahwa riba itu haram.

Hukum Pinjol (Pinjaman Online) Berdasarkan Fatwa MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernah mengeluarkan fatwa yang menyatakan pinjaman online tidaklah sesuai dengan syariat Islam yang ada. Ijtima Ulama mengemukakan dan menetapkan aktivitas dalam pinjol adalah haram karena terdapat unsur riba, ancaman fisik dan ancaman membuka rahasia atau aib seseorang kepada rekan-rekan yang berutang.

Baca Juga:

Apa itu Riba?

Akan tetapi, tidak semua bentuk pinjaman secara online itu haram. Dilansir dari laman MUI, Ustaz Hidayatullah menjelaskan utang atau pinjaman diperbolehkan asal memenuhi syarat tidak ada ziyadah (tambahan). 

Maka dikenal istilah qardh (utang piutang) yang termasuk akad tabarru’ (tolong menolong).

Sementara itu, melansir NU Online, hukum pinjaman online untuk kategori Pay Later yang populer sekarang ini adalah diperbolehkan.

Hal tersebut dikarenakan dalam pinjaman Pay Later, tidak ada riba yang terjadi atas besaran uang yang dipinjam sebab peminjam harus memakai aplikasi dan biaya tambahan dari piutang tersebut masuk dalam bagian dari akad ijarah (sewa jasa aplikasi).

Penjelasan tersebut merujuk pada qiyas berikut ini:

  ولو أقرضه تسعين دينارا بمائة عددا والوزن واحد وكانت لا تنفق في مكان إلا بالوزن جاز وإن كانت تنفق برؤوسها فلا وذلك زيادة لأن التسعين من المائة تقوم مقام التسعين التي أقرضه إياها ويستفضل عشرة  

Artinya, “Seseorang memberi hutang orang lain sebesar 90 dinar, namun dihitung 100, karena (harus melalui jasa) timbangan yang satu, sementara tidak ada jalan lain melainkan harus lewat penimbangan itu, maka hukum utangan (terima 90 dihitung 100) itu adalah boleh. Adapun bila 100 itu hanya sekedar digenapkan pada pokok utang (tanpa perantara jasa timbangan) maka tidak boleh sebab hal itu termasuk tambahan (yang haram). Karena bagaimanapun juga, nilai 90 ke 100 adalah menempati maqam 90, sementara 10 lainnya adalah tambahan yang dipinta.”

Sumber:

CNBC Indonesia. (2023). Begini Hukum Pinjol dalam Islam. Diakses pada 21 September 2023

Riba: Pengertian dan Dampaknya di Dunia-Akhirat, Begini Pengalaman Ketua Komunitas Riba

Pengertian & Dampaknya Riba

Sahabat Muslim, istilah riba sudah tak asing lagi dengan kita, namun, cukup banyak juga yang masih tidak risau, kalau aktivitas berhubungan dengan riba. 

Apa penyebabnya? Masih banyak yang belum mengetahui bagaimana konsep riba di dunia sampai dengan akhirat nanti.  

Baca juga: https://arahmuslim.id/5-janji-allah-yang-tertuang-dalam-al-quran/ 

Riba sendiri identik dengan adanya bunga, tapi pada kenyataannya, ada berbagai pendapat tentang riba dikemukakan oleh para ulama. Keberagaman ini lah yang membuat banyak orang merasa bingung. Daripada menunggu waktu lama, yuk simak pengertian riba serta dampaknya di dunia-akhirat. 

Pengertian Riba

Secara bahasa, riba berarti tambahan. Sedangkan, secara istilah, riba itu tambahan pada harta yang disyaratkan dalam transaksi dari dua pelaku akad pada saat penukaran harta. Jadi, ada sifat penambahan harta di dalamnya. Praktik riba ini sudah ada sejak lama, dimulai dari zaman Yahudi sampai masa jahiliyah sebelum Islam datang. 

Dampak dari Riba di Dunia & Akhirat

Menjadi Cerminan Akhlak Buruk

Cerminan akhlak buruk riba, bisa dibentuk dari adanya sifat kikir, dengki, menyembah harta, dan sifat-sifat hina lainnya. Naudzubillahimindzalik… 

Hukuman Miskin di Dunia

“Siapapun yang memperbanyak hartanya dengan cara riba, maka akhir urusannya menjadi miskin. “ (HR. Ibnu Majah). Dari hadits tersebut, Allah SWT. akan menghilangkan keseluruhan harta dari tangan pemiliknya untuk mendapatkan keberkahan. 

Bisa Berdampak Buruk pada Kesehatan

Menurut salah satu dosen fakultas kedokteran di Mesir, Dr. Abdul Aziz Ismail, riba dapat berdampak dalam bentuk sakit jantung, stroke, hingga tekanan darah tinggi. Hal ini dikarenakan pada saat kondisi ekonomi memburuk, sehingga membebani pelaku riba. 

YaAllah, baru tiga dampak disebutkan saja sudah serem ya ngebayanginnya.. Maraknya riba saat ini seimbang dengan munculnya Komunitas Tanpa Riba, yang diketuai oleh Bang Moe. Pengalaman hidupnya yang dibersamai oleh riba, menjadi bagian dari proses hijrahnya. Saat hijrah, Bang Moe cukup mendapatkan banyak ujian, mulai dari kehilangan pekerjaan hingga beberapa harta kekayaan, ungkapnya pada kanal Youtube ArahMuslim INI BAHAYA RIBA-NGERI BANGET, KISAH BANG MOE- FOUNDER KOMUNITAS TANPA RIBA | SPIRITUAL JOURNEY 02 

Sumber: https://www.instagram.com/moe.paker/

Seperti hijrah pada umumnya, Bang Moe kembali belajar untuk memperdalam agama, dan mencari tahu banyak tentang riba. Sampai tiba – tiba, ada beberapa temannya yang mengajak untuk pergi Umrah, MasyaAllah! Allah memang maha baik ya.. 

Sumber: https://www.instagram.com/moe.paker/

Ketika ada kesulitan, tentu ada kemudahan dibaliknya.. Itu tadi cerita singkat dari Bang Moe, Founder Komunitas Tanpa Riba yang tadinya bergulit dengan riba, kemudian berhijrah, sampai akhirnya mendirikan Komunitas Tanpa Riba.  Cerita selengkapnya Bang Moe dalam proses hijrah tanpa riba dapat disaksikan melalui Youtube ArahMuslim.

Semoga dapat menginspirasi Sahabat Muslim untuk terus istiqamah dalam kebaikan ya! 🙂

Hijrahnya Sang Idol – Intip Cerita Perjalanan Hijrah Yoda Idol

Masih ingat dengan Yoda, salah satu finalis Indonesian Idol tahun 2012? Salah satu penyanyi dengan gaya nyentrik & suara rock ini sempat viral saat menyanyikan lagu ‘When I See You Smile’ milik band Bad English. Tak banyak yang tahu, Yoda masuk 3 besar Indonesian Idol pada waktu itu loh. 

Pemilik nama asli Prattyoda Bhayangkara Bhirawida ini merupakan anak ke-3 dari 4 bersaudara. Tahun 2017, Yoda menikah dengan Nastasya Soraya, dan dikaruniai dua orang anak, yakni Merona Sang Prattyoda & Maharaja Istvan Bhayangkara. Pada tahun 2018, pria kelahiran Kebumen ini digaet menjadi Vokalis Stinky, band yang cukup populer pada tahun 1990-an. Yoda mengaku telah mengidolakan Stinky sejak kecil & ingin meneruskan semangat band tersebut. 

Sumber: https://www.instagram.com/nastasya.soraya

Seiring berjalannya waktu, dan bisa berdiri seperti hari ini, Yoda mulai mempelajari agama atau berhijrah, dengan menjadikan Nabi Muhammad SAW. sebagai teladan & inspirasi dalam menjalani kehidupannya. Yoda menyadari ada sifat – sifatnya yang kurang bagus dalam menjalani kehidupan, ungkapnya dalam Youtube Simak Kisah Musisi, Yoda Idol dalam Berhijrah | Spiritual Journey #1

Baca juga: https://arahmuslim.id/jenis-zakat-yang-wajib-dibayarkan/

Dalam proses hijrahnya, Yoda banyak merubah perilakunya, seperti mengurangi amarah, serta memperbaiki seluruh ibadah yang sebelumnya ditinggalkan. Baginya, saat ini Ibadah merupakan kebutuhan, bukan lagi kewajiban. Belum lagi berbagi dengan sesama manusia, Yoda lebih mempelajari banyak hal dari proses hijrahnya. Menurut Yoda, berbagi dalam keadaan tidak lapang (sulit), itu lebih baik. 

Meskipun jarang tampil di layar tv sebagai penyanyi/musisi, disisi lain Yoda tetap memikirkan ibadahnya & memperbaiki diri dengan berhijrah, masyaAllah. 

Cerita Yoda Idol selengkapnya hanya di Simak Kisah Musisi, Yoda Idol dalam Berhijrah | Spiritual Journey #1

Sumber: 

Masih Ingat Yoda Idol?

https://www.brilio.net/selebritis/masih-ingat-yoda-idol-ini-5-momen-dirinya-mengasuh-anak-pertama-180413a.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Prattyoda_Bhayangkara#:~:text=Prattyoda%20Bhayangkara%20Bhirawida%20(lahir%209,Vokalis%20Baru%20Grup%20musik%20Stinky.

Profil, Bio, dan Data Pribadi Yoda Bhayangkara

https://www.wowkeren.com/seleb/yoda_bhayangkara/profil.html

Profil Inara Rusli, yang Anggap Sholat sebagai Me Time

profil inara rusli

Sahabat Muslim pasti sudah nggak asing lagi ya sama Artis cantik Inara Rusli, yang beberapa waktu ke belakang diterpa isu tak sedap. Istri penyanyi Virgoun ini pernah bergabung menjadi salah satu anggota grup vokal bernama Bexxa. Di beberapa waktu, girl band tersebut sempat redup, hingga akhirnya Inara mencoba peruntungannya dengan bermain sinetron. 

Sumber: https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2023/06/07/inara-rusli_43.jpeg?w=1200

Salah satu sinetron yang cukup populer ia bintangi adalah Emak Ijah Pengen ke Mekah, dimana dia berperan sebagai Indah, istri Bang Ocid (Ucup Nirin). Kemudian, di tahun 2014, Inara menikah dengan penyanyi Virgoun. Setelah memiliki anak, Inara memutuskan berhenti dari dunia hiburan pada tahun 2016. 

Sumber: https://www.instagram.com/mommy_starla

Tak sampai disitu, berikut profil & informasi seputar Inara Rusli. 

Profil Inara Rusli

Memiliki nama lengkap Ina Idola Rusli, lahir di Jakarta, 19 Februari 1993. Inara saat ini berprofesi sebagai pengusaha. Perlu diketahui, bahwa Inara Rusli bukanlah seorang mualaf, beliau memang terlahir dari keluarga muslim. 

Dari pernikahannya bersama Virgoun, Inara dikarunai tiga orang anak, yang bernama Starla Rhea Idola Virgoun, Fathlee As Syair Virgoun, Terang Sharique Virgoun. 

Baca juga: https://arahmuslim.id/tanggung-jawab-ayah-tiri/

Selain profil singkat, kamu bisa tahu juga nih lebih dalam tentang Inara melalui fakta – fakta berikut. 

Memiliki Tiga Orang Kakak 

Sumber: https://static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/0x0/webp/photo/p2/01/2023/06/10/Inara-5-2942203133.png

Perempuan kelahiran Jakarta ini, memiliki tiga orang kakak laki – laki di dalam keluarganya. Hal ini pernah diungkapkan Virgoun kepada Onadio Leonardo di kanal Youtube. 

Baca juga: https://arahmuslim.id/sifat-nabi-muhammad-diajarkan-pada-anak/

Cerita Tergabung di Girl Band Bexxa 

Sumber: https://www.instagram.com/mommy_starla/

Tahun 2013, Inara bergabung menjadi anggota girlband Bexxa. Di tahun – tahun tersebut, rasanya trend boyband & girlband K-Pop sedang gencar di Indonesia, jadi banyak bermunculan boyband & girlband lokal. Dari situ, Inara langsung memiliki banyak penggemar, namun sayangnya, grup ini bubar hanya dua tahun setelah debut. 

Mengawali Karir Sejak Usia 10 Tahun

Sumber: https://akcdn.detik.net.id/visual/2023/06/15/inara-rusli_43.jpeg?w=650&q=90

Sebelum terkenal seperti sekarang, Inara telah berkarir sejak usia 10 tahun, dengan menjadi bintang iklan pada tahun 2003. Kemudian, karirnya berlanjut sebagai model sejak remaja. Bahkan Inara pernah terpilih menjadi salah satu dari tiga besar di ajang Cewek HAI 2009. MasyaAllah ya! 

Salat Malam Dijadikan Me Time Bagi Dirinya

Sumber: https://www.instagram.com/mommy_starla/

Belum banyak yang tahu, kalau me-time versi Inara Rusli berbeda dari yang lain! Bagaimana tidak? Yang biasanya me-time itu ke salon, perawatan diri, staycation, tapi kalau Inara? Ia menjadikan salat sebagai me-timenya seperti yang diungkapkan pada kanal Youtube ArahMuslim ME TIME VERSI INARA RUSLI, BIKIN TERHARU | SPIRITUAL JOURNEY 03, khususnya salat malam, masyaAllah. Semoga menjadi motivasi kita juga ya, Sahabat Muslim.

Itulah tadi profil singkat & fakta – fakta seputar Inara Rusli. Dari awal memutuskan berhenti dunia hiburan sampai saat ini, Inara semakin memperdalam ibadah agamanya. Bahkan Inara menjadikan salat sebagai me-timenya, masyaAllah! Ada banyak hal & inspirasi yang bisa kita ambil dari Inara Rusli. 

Cerita Inara Rusli lainnya dapat Sahabat Muslim saksikan di kanal Youtube ArahMuslim. 

Jangan lupa untuk Subscribe ya Sahabat Muslim! 🙂 

Sumber: 

Biodata dan Agama Inara Rusli, Mantan Personel Girlband 

https://celebrity.okezone.com/read/2023/05/03/33/2807838/biodata-dan-agama-inara-rusli-mantan-personel-girlband-yang-diselingkuhi-virgoun

Profil dan Biodata Inara Rusli, Lengkap Agama, Instagram, Perjalanan Karir, dan Kisah Pilu

https://parboaboa.com/inara-rusli

Catat! 10 Perlengkapan Umrah yang Wajib Dibawa Jamaah

perlengkapan-umrah-wajib

Umrah adalah salah satu ibadah umat muslim, di mana mereka melakukan suatu kunjungan ke kota suci Mekah, Arab Saudi. Umrah dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun berbeda dengan Ibadah Haji yang memiliki tanggal dan bulan-bulan tertentu dalam tahun Islam.

Umrah adalah salah satu cara bagi umat Islam untuk mengambil waktu dari rutinitas sehari-hari mereka untuk fokus pada ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam melaksanakan ibadah umrah, terdapat beberapa perlengkapan yang perlu dibawa agar ibadah umrah nantinya terlaksana dengan optimal.

Berbagai Perlengkapan Umrah yang Wajib Dibawa

Saat melakukan Umrah, penting untuk mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan agar perjalanan berjalan lancar dan Anda dapat menjalankan ibadah dengan baik. Berikut adalah daftar perlengkapan umrah yang umumnya diperlukan:

1. Ihram

Ihram adalah pakaian khusus yang dikenakan oleh laki-laki saat memulai umrah. Ihram terdiri dari dua potong kain putih tanpa jahitan. Sementara, untuk wanita memiliki aturan berpakaian yang berbeda dengan laki-laki selama umrah.

Baca Juga:

3 Doa Mustajab saat Dihadapi Masalah

2. Baju Ganti

Selain Ihram, bawalah baju ganti yang sesuai dengan iklim dan cuaca di Arab Saudi selama periode melakukan Umrah. Pastikan baju-baju tersebut juga sesuai dengan aturan berpakaian Islam.

3. Sarung Tangan

Sarung tangan dapat berguna untuk melindungi tangan saat melakukan thawaf (mengelilingi Ka’bah).

4. Topi atau Sorban

Beberapa orang memilih untuk memakai topi atau sorban selama Umrah untuk melindungi kepala mereka dari sinar matahari.

5. Peralatan Salat

Bawalah sajadah (sejadah) kecil, mukena (bagi wanita), dan perlengkapan shalat lainnya.

6. Sandal

Bawalah sandal yang nyaman dan mudah dipakai agar tidak merepotkan saat melakukan rangkaian ibadah yang mengharuskan untuk melepas alas kaki, seperti saat melakukan thawaf.

7. Tas Kecil

Sebuah tas kecil yang dapat digunakan untuk membawa barang-barang pribadi seperti uang, paspor, kartu identitas, dan lainnya.

8. Botol Minum

Selalu bawa botol minum (tumbler) yang dapat diisi ulang untuk menjaga diri terhidrasi, terutama karena cuaca di Makkah bisa sangat panas.

9. Obat-obatan Pribadi 

Bawa obat-obatan pribadi yang mungkin diperlukan selama perjalanan dan pastikan telah memenuhi resep atau informasi medis yang diperlukan.

10. Power Bank

Bawa power bank untuk mengisi daya ponsel karena kemungkinan jamaah akan menggunakan ponsel untuk navigasi atau komunikasi selama perjalanan.

Baca Juga:

7 Tempat Bersejarah di Madinah

Sumber: ventour. (2022). Perlengkapan yang wajib dibawa saat umroh. Ventour.co.id Diakses pada 14 September 2023

Wajib Tahu! Hukum dan Etika Perceraian dalam Islam

etika-perceraian-dalam-islam

Dalam Islam, perceraian dipandang sebagai salah satu solusi yang bisa ditempuh oleh pasangan suami-istri yang merasa pernikahan mereka tidak lagi memberikan kemaslahatan. Akan tetapi, keputusan ini tidak disukai Allah SWT karena Ia menghendaki keluarga sebagai suatu institusi yang kokoh dan stabil, serta didasarkan pada cinta, kasih sayang, saling pengertian, dan kerja sama antara suami dan istri.

Sebelum membahas tentang hukum dan etika perceraian dalam Islam, mari membahas lebih dalam alasan Allah SWT tidak menyukai perceraian. Yuk, simak!

Mengapa Allah SWT Tidak Menyukai Perceraian

Allah SWT tidak menyukai perceraian karena perceraian dapat membawa dampak negatif pada keluarga, anak-anak, dan masyarakat secara keseluruhan. Beberapa alasan mengapa Allah tidak menyukai perceraian antara lain:

1. Mengganggu Keutuhan Keluarga

Perceraian dapat mengganggu keutuhan keluarga yang dianggap penting dalam Islam. Keluarga adalah dasar masyarakat dan fondasi bagi pembentukan generasi yang kuat dan bertanggung jawab.

2. Dampak Terhadap Anak-Anak

Perceraian dapat memberikan dampak psikologis yang negatif pada anak-anak, seperti perasaan tidak aman, bingung, atau tidak stabil emosional. Islam mengutamakan perlindungan dan perhatian terhadap anak-anak.

3. Rusaknya Hubungan Sosial 

Perceraian juga dapat berdampak pada hubungan sosial antara keluarga yang terlibat dan masyarakat di sekitarnya. Kehidupan sosial dan ekonomi keluarga dapat terpengaruh.

4. Pentingnya Keberlanjutan Pernikahan

Islam mendorong keberlanjutan pernikahan dan menjaga ikatan suami-istri. Allah mengatakan dalam Al-Quran bahwa pernikahan adalah ikatan yang kuat dan di dalamnya terdapat kasih sayang dan rahmat (Q.S. Ar-Rum : 21).

5. Peran Suami dan Istri

Suami dan istri memiliki tanggung jawab untuk saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam pernikahan. Allah menyebutnya dalam Al-Quran bahwa suami-istri bagaikan “pakaian” bagi masing-masing (Q.S. Al-Baqarah [2]: 187), artinya mereka saling melindungi dan menyembunyikan kelemahan satu sama lain.

Meskipun Allah tidak menyukai perceraian, Islam juga mengakui bahwa dalam beberapa situasi tertentu, perceraian bisa menjadi pilihan terbaik untuk menghindari lebih banyak kerusakan atau ketidakbahagiaan. Namun, pernikahan tetap diutamakan dan langkah-langkah untuk rekonsiliasi sebisa mungkin harus diambil sebelum memutuskan untuk bercerai.

Hukum Perceraian dalam Islam

Hukum perceraian dalam Islam bisa berbeda-beda tergantung dengan kondisi dari pasangan suami-istri yang sedang bermasalah.

Baca Juga:

Iman Turun? Saatnya Baca Doa ini!

Makruh

Apabila seorang suami menceraikan istrinya dengan tidak adanya alasan dan sebab yang jelas. Jika perceraian yang dilakukan sampai membuat rugi salah satu pihak, maka hal tersebut sangatlah dilarang oleh Allah SWT.

Wajib

Apabila pasangan suami-istri diketahui telah melakukan perbuatan yang keji. Lalu kesalahan tersebut tidak diakui dan tidak ingin bertobat. Jika tidak bercerai atau tetap melanjutkan pernikahan, maka hal ini dikhawatirkan akan semakin memperbanyak dosa.

Haram

Apabila seorang suami menceraikan istrinya saat kondisinya sedang haid atau nifas. Selain itu, suami juga dilarang untuk menjatuhkan talak saat melakukan hubungan suami-istri.

Mubah

Apabila rumah tangga yang dibangun justru memunculkan mudharat untuk pasangan suami-istri dan juga orang lain.

Etika Perceraian dalam Islam

Berikut adalah beberapa etika yang perlu diperhatikan dalam konteks perceraian dalam Islam:

Mediasi dan Rekonsiliasi

Sebelum memutuskan untuk bercerai, suami-istri diharapkan untuk melakukan mediasi dan upaya rekonsiliasi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara berkonsultasi bersama anggota keluarga, pemimpin komunitas, atau bahkan konselor pernikahan. Tujuannya untuk memahami masalah-masalah yang mendasari perpecahan dan mencari solusi.

Pertimbangan Serius

Keputusan untuk bercerai harus dibuat dengan pertimbangan serius dan matang. Pasangan yang ingin bercerai harus merenungkan dampaknya pada diri mereka sendiri, anak-anak, keluarga, dan masyarakat sekitar.

Baca Juga:

Selingkuh dan Dosa-dosanya

Hormati Hak-Hak

Saat memutuskan untuk bercerai, seluruh hak baik suami dan istri harus dihormati. Hal ini termasuk memberikan nafkah selama iddah (periode tunggu setelah perceraian), menjaga hak asuh anak, dan membagi harta dengan adil sesuai dengan hukum Islam.

Perlindungan Anak-Anak

Kesejahteraan dan perlindungan anak-anak harus menjadi prioritas utama, mulai dari keputusan mengenai hak asuh, nafkah, dan pendidikan anak-anak harus diambil dengan hati-hati dan dengan pertimbangan terbaik untuk mereka.

Iddah

Istri harus menjalani masa iddah (periode tunggu setelah perceraian) sebelum dapat menikah lagi. Tujuannya untuk mengklarifikasi apakah ada kehamilan, memberikan waktu bagi refleksi, dan menghindari kesalahan identitas ketika ada kehamilan.

Hormat pada Nilai Agama

Selama proses perceraian, semua pihak yang terlibat diharapkan untuk tetap menjaga akhlak dan nilai-nilai agama. Tidak ada tempat untuk saling mencaci atau merendahkan pihak lain.

Sumber:

Oktaviana, Widya. (2021). Hukum Perceraian dalam Islam dan Etika Bercerai Menurut Pandangan Islam. Dream.co.id Diakses pada 29 Agustus 2023

7 Pedoman Adab Bersosial Media dalam Islam

adab-bersosial-media-dalam-islam

Sosial media merupakan sarana yang digunakan oleh semua orang untuk berkomunikasi ataupun berinteraksi dengan cara menciptakan, berbagai, bertukar, melalui jaringan dan komunikasi virtual. Dala Islam, media sosial dianggap untuk syiar amar ma’ruf nahi munkar yang menjamin dan mengatur kebebasan berekspresi untuk mengemukakan pendapat.

Meskipun begitu, selalu ada adab yang harus diterapkan sebagai umat muslim dalam segala kondisi dan situasi, termasuk bersosial media. Di bawah ini merupakan penjelasan tentang pedoman yang bisa Anda terapkan sebagai muslim dalam memanfaatkan sosial media. Simak hingga selesai, ya!

Pedoman Adab Bersosial Media

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait pedoman bermuamalah (hal-hal yang termasuk urusan kemasyarakatan, seperti pergaulan, perdata dan sebagainya) di sosial media berdasarkan tuntunan agama agar segala yang dilakukan dalam dunia virtual tersebut berjalan kondusif dan terhindar dari hal-hal yang menjurus pada perbuatan negatif.

1. Dilandasi dengan Iman dan Takwa

Dalam bermuamalah dengan sesama, baik dalam kehidupan nyata maupun sosial media, setiap muslim wajib mendasarkan seluruh perilakunya pada keimanan dan ketakwaan, kebajikan (mu‟asyarah bil ma‟ruf), persaudaraan (ukhuwwah), saling wasiat akan kebenaran (al-haqq), serta mengajak pada kebaikan (al-amr bi al-ma‟ruf) dan mencegah kemungkaran (al-nahyu an al-munkar).

Baca Juga:

10 Adab ketika Berada di Masjid

2. Perhatikan Etika atau Adab

Setiap umat muslim yang bermuamalah melalui sosial media, wajib memperhatikan etika atau adabnya, baik pada sesama umat muslim maupun yang bukan. Konsep bermuamalah yang baik adalah senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tidak mendorong kekufuran serta kemaksiatan. 

Selain itu, muamalah juga dapat dijadikan ajang untuk mempererat persaudaraan (ukhuwwah), baik persaudaraan keislaman (ukhuwah Islamiyah), persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyah) atau  persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah insaniyyah).

3. Tidak Menghasut dan Memfitnah

Setiap Muslim yang bermuamalah melalui sosial media diharamkan untuk melakukan ghibah, fitnah, berprasangka buruk, namimah (adu domba), melakukan bullying, ujaran kebencian, dan ajakan permusuhan atas dasar suku, agama, ras, atau antargolongan. Persoalan-persoalan ini secara tegas dibahas dan dilarang berdasarkan dalil berikut:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat, Maha Penyayang. (QS Al Hujurat: 12)

وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَهِينٍ هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ

“Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina, yang suka mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah” (QS Al Qalam 10 – 11)

عَنْ حُذَيْفَةُ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّامٌ (رواه البخاري و مسلم )

“Tidak akan masuk surga, ahli namimah (adu domba).” (HR Al Bukhari dan Muslim)

Baca Juga:

Manfaat Membaca Al-Waqiah

4. Tidak Melanggar Ketentuan Agama dan Hukum yang Berlaku

Bermuamalah melalui sosial media harus dilakukan tanpa melanggar ketentuan agama dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Maksudnya, selain menjaga dari sisi agama, hendaknya juga umat muslim memperhatikan hukum bermuamalah melalui media sosial yang diatur negara.

Dalam hukum negara di Indonesia, hal ini diatur dalam UU No. 19 Tahun 2016 sebagai perubahan atas UU N0. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), terdapat lima pasal yang mengatur etika bermedia sosial, mulai dari pasal 27-30 yang mengatur tentang konten yang tidak selayaknya diunggah, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, termasuk juga mencuri data tanpa izin.

5. Verifikasi Kebenaran Informasi yang Diterima

Setiap umat muslim yang menerima konten/informasi melalui sosial media, baik yang positif maupun negatif, tidak boleh langsung disebarkan kembali sebelum melakukan verifikasi dan proses tabayun agar dapat dipastikan kemanfaatannya.

Upaya melakukan tabayun juga lebih baik dilakukan secara tertutup kepada pihak yang terkait, tidak dilakukan secara terbuka di ranah publik, seperti melalui grup sosial media yang bisa menimbulkan fitnah. Dalil anjuran tabayun adalah sebagai berikut:


يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اِنۡ جَآءَكُمۡ فَاسِقٌ ۢ بِنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوۡۤا اَنۡ تُصِيۡبُوۡا قَوۡمًا ۢ بِجَهَالَةٍ فَتُصۡبِحُوۡا عَلٰى مَا فَعَلۡتُمۡ نٰدِمِيۡنَ


“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS Al Hujurat: 6)

Baca Juga:

Ilmuwan Muslim Berpengaruh di Dunia

6. Perhatikan Isi Konten sebelum Disebarluaskan

Pembuatan konten/informasi yang akan disampaikan ke ranah publik harus berdampak baik bagi penerima dalam mewujudkan kemaslahatan (mendatangkan kebaikan), serta menghindarkan diri dari kemafsadahan (kerusakan, kebinasaan atau akibat buruk yang menimpa seseorang atau kelompok tertentu).

Konten yang dibuat tidak menyebabkan dorongan untuk berbuat hal-hal yang terlarang secara syar’i, seperti pornografi, visualisasi kekerasan yang terlarang, umpatan, dan provokasi. Jangan sampai kita sebagai umat muslim tergesa-gesa untuk menyampaikan informasi yang belum teruji validitasnya. Hal ini disampaikan dalam sebuah hadis yang berbunyi:


عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “التَّأَنِّي مِنَ اللَّهِ، وَالْعَجَلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ ” (أخرجه البيهقي(


Dari Anas bin Malik RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ketenangan itu datang dari Allah SWT dan ketergesaan itu dari setan.” (HR Al Baihaqi)

7. Penyebaran Dilakukan setelah Teruji Kebenarannya

Konten atau informasi yang akan disebarkan kepada khalayak umum harus memenuhi kriteria baik dari sisi isi, sumber, waktu dan tempat, latar belakang serta konteks informasi disampaikan.

Selain itu, perlu diperhatikan juga informasi tersebut cocok dan layak atau tidak untuk diketahui oleh masyarakat dari seluruh lapisan sesuai dengan keragaman orang/khalayak yang akan menjadi target sebaran informasi. Tidak disarankan untuk menyebarkannya apabila informasi tersebut tidak cocok atau sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu.

Sumber:

Mui.or.id. (2021). Pedoman Islami dalam Bermedia Sosial. Diakses pada 24 Agustus 2023

15 Masjid Termegah di Dunia

masjid-termegah-di-dunia

Sebagai tempat suci, masjid sudah didirikan sejak zaman Rasulullah SAW untuk dijadikan sebagai sarana memperdalam ilmu agama Islam hingga saat ini. Berbagai ibadah, kajian, sampai prosesi pernikahan pun dilaksanakan di sini.

Oleh karena itu, terdapat banyak sekali masjid termegah di dunia yang tersebar di beberapa negara. Berikut ini merupakan daftar 15 masjid yang bisa Anda kunjungi untuk menikmati keindahan dan kenyamanan selama beribadah.

Masjid Haram

Great Mosque of Mecca | History, Expansion, & Facts | Britannica

Sumber: Britannica

Masjidil Haram merupakan tempat berdirinya Ka’bah sebagai kiblat salat umat muslim di seluruh dunia. Masjid yang berlokasi di Mekah, Arab Saudi ini menjadi masjid terbesar dan terindah dibandingkan masjid yang ada di dunia karena mampu menampung sekitar 1 – 2 juta jamaah.

Masjid Nabawi

Nabawi Pictures | Download Free Images on Unsplash

Sumber: unsplash

Selanjutnya, Masjid Nabawi sebagai masjid termegah kedua yang terletak di Kota Madinah, Arab Saudi. Di dalam masjid ini terdapat makam Nabi Muhammad SAW beserta dua sahabatnya, yaitu Abu Bakar dan Umar.

Masjid Faisal

Berkas:Shah Faisal Masjid, Islamabad.JPG - Wikipedia bahasa Indonesia,  ensiklopedia bebas

Sumber: Wikipedia

Masjid Faisal memiliki desain arsitektur yang terinspirasi dari bentuk tenda Suku Badui. Masjid ini terletak di kaki bukit Margalla, Islamabad, Pakistan. Diperkirakan masjid megah tersebut mampu menampung hingga 300 ribu jamaah.

Masjid Istiqlal

Mengenal Sejarah Masjid Istiqlal Terbesar di Indonesia - Wisata  Katadata.co.id

Sumber: Katadata

Masjid Istiqlal menjadi salah satu ikon Jakarta karena tempat ibadah ini menjadi yang terbesar di seluruh masjid yang ada di Indonesia. Terletak di Jakarta Pusat, masjid ini mampu menampung hingga 200 ribu jamaah.

Masjid Hassan II

Pesona Masjid Hassan II, Maroko | Surau.co

Sumber: surau.co

Masjid Hassan II dikenal karena ukurannya yang besar dan memiliki pemandangan alam yang indah karena langsung berseberangan dengan Samudera Atlantik. Masjid ini terletak di Kota Casablanca, Maroko.

Masjid Imam Reza Mausoleum

Megahnya Makam Imam Reza yang Dikelilingi Tujuh Taman

Sumber: CNN Indonesia

Masjid ini menjadi masjid terluas dan termegah yang berlokasi di Kota Masyhad, Iran. Nama Imam Reza Mausoleum diambil dari salah satu imam besar Syiah, yaitu Imam Ali bin Musa ar-Ridha atau yang lebih dikenal dengan Imam Reza.

Masjid Badshahi

Besarnya Masjid Badshahi yang Membuat Taj Mahal Terlihat Mini

Sumber: CNN Indonesia

Masjid ini berlokasi di Kota Lahore, Pakistan yang dibangun pada pertengahan abad ke-17 atas perintah pemimpin terakhir Dinasti Mogul Besar. Masjid ini diperkirakan mampu menampung hingga 60 ribu jamaah.

Masjid Al-Saleh

Al Saleh Mosque (Sanaa, Yaman) - Review - Tripadvisor

Sumber: Tripadvisor

Masjid ini berada di kawasan bukit Kota Sana’a, Republik Yaman. Nama Al-Saleh diambil dari nama Presiden Yaman, yaitu Ali Abdullah Saleh. Diperkirakan masjid ini dapat menampung hingga 45 ribu jamaah.

Masjid Syeikh Zayed

Sheikh Abu Dhabi Bikin Masjid Gede di Solo, Ini Penampakannya

Sumber: CNBC Indonesia

Masjid yang terletak di Kota Abu Dhabi, Arab Saudi ini dikenal akan kemegahannya karena memiliki interior dan corak warna yang unik. Diperkirakan masjid ini mampu menampung hingga 40 ribu jamaah.

Masjid Jama

Masjid Jama - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sumber: Wikipedia

Masjid Jama atau dikenal juga dengan nama Masjid-i Jahan-Numa merupakan masjid utama di negara India, tepatnya di Delhi Tua. Masjid ini didirikan oleh orang yang sama dengan pendiri Taj Mahal, yaitu Kaisar Mogul, Syah Jehan.

Masjid Raya Baiturrahman

Napak Tilas Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Simbol Agama, Budaya, dan  Perjuangan Rakyat Aceh

Masjid megah ini berlokasi di Indonesia, tepatnya Banda Aceh. Masjid ini pernah mendapatkan keajaiban karena berhasil selamat pada tragedi tsunami Aceh tahun 2004 lalu.

Masjid Putra

Masjid Putrajaya (Malaysia) - Review - Tripadvisor

Sumber: Tripadvisor

Masjid Putra Malaysia merupakan masjid terapung di atas danau dan memiliki warna yang unik.

Masjid Tokyo Camii

Tokyo Camii, Masjid Imigran Turki sampai Pernikahan Syahrini

Sumber: CNN Indonesia

Masjid yang terletak di Tokyo, Jepang ini menjadi masjid terbesar yang ada di Jepang. Didesain dengan gaya arsitektur Islami dengan material serta furniture yang langsung dibawa dari Turki.

Masjid Raya Sultan Qaboos

Mengenal Masjid Agung Sultan Qaboos, Masjid Terkenal dan Terbesar di Oman

Sumber: Muslimahdaily.com

Masjid yang terletak di Kota Muscat, Oman ini menjadi masjid utama di Oman. Memiliki desain interior khas Persia yang indah dan terdapat halaman yang luas serta lima buah menara yang melambangkan 5 rukun Islam.

Masjid Jami Ul Alfar

Jami Ul-Alfar, Masjid Berwarna Permen di Sri Lanka

Sumber: CNN Indonesia

Dikenal dengan sebutan Masjid Merah karena masjid ini tersusun atas batu bata berwarna merah dan putih yang unik. Masjid Jami Ul Alfar terletak di Kolombo, Sri Lanka.

Sumber:

Kumparan.com. (2022). Daftar Masjid Termegah di Dunia, Bisa Menampung Ratusan Ribu hingga Jutaan Jemaah. Diakses pada 22 Agustus 2023

Penuh Keberkahan! Ini 10 Amalan Sunnah di Hari Jumat

amalan sunnah di hari jumat

Keistimewaan hari Jumat telah disebutkan dalam Kitab Shahih Muslim yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, dimana Rasulullah SAW bersabda:

“Hari terbaik (selagi matahari masih terbit) adalah hari Jumat. Pada hari itulah Adam diciptakan, pada hari itu pula ia dimasukkan ke dalam surga dan dikeluarkan darinya. Kiamat pun tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat.” (HR Muslim)

Oleh karena itu, sebagai hari yang istimewa tentu terdapat sejumlah amalan sunnah yang dapat dikerjakan agar kita mendapat pahala dan syafaat di dunia maupun akhirat nanti. Berikut ini terdapat 10 amalan sunnah yang bisa Sahabat Muslim lakukan di hari Jumat. Yuk, simak penjelasannya!

1. Mandi Sebelum Salat Jumat

Amalan hari Jumat yang dianjurkan Rasulullah SAW yaitu mandi sebelum melaksanakan salat Jumat. Hal ini menjadi ciri khas dari Rasulullah SAW yang selalu menjaga kebersihan, sehingga alangkah baiknya kita mencontoh amalan dari Rasulullah tersebut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

‘’Jika salah seorang di antara kalian menghadiri shalat Jumat, maka hendaklah ia mandi’’ (HR. Bukhari)

Baca Juga:

Adab Ketika di Masjid

2. Berhias dan Memakai Wewangian

Amalan sunnah lainnya yang bisa dikerjakan pada hari Jumat adalah berhias, termasuk bersiwak serta memakai wewangian. Pria muslim yang ingin pergi ke masjid pada Jumat disunnahkan dalam keadaan bersih. Anjuran ini ada dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Said RA bahwa Rasulullah bersabda:

“Setiap muslim hendaklah mandi pada hari Jumat, mengenakan pakaiannya yang terbaik dan memakai wewangian (jika punya),” (HR Bukhari).

3. Menggunakan Pakaian yang Sewajarnya

Rasulullah SAW juga senantiasa menggunakan pakaian yang sewajarnya dan tidak berlebihan. Hal ini selaras dengan Surah Al-Araf ayat 31 yang menegaskan bahwa Allah SWT menyukai hamba-Nya yang tidak berlebih-lebihan. 

“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-Araf:31)

4. Memperbanyak Selawat

Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak sholawat pada malam dan hari Jumat. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aus bin Aus RA, Rasulullah bersabda:

“Di antara hari-hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan dan pada hari itu pula diwafatkan serta pada hari itu pula ditiup sangkakala dan dimatikan semua umat manusia. Karena itu, perbanyaklah membaca selawat atasku dan bacaanmu itu akan disampaikan kepadaku,”

Baca Juga:

Berbagai Keutamaan Membaca Surah Al-Baqarah

5. Memperbanyak Doa dan Zikir

Amalan hari Jumat selanjutnya adalah dengan memperbanyak doa dan zikir. Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperbanyak doa di hari Jumat karena di hari tersebut Allah akan mengabulkan doa-doa hamba-Nya yang bertakwa. Hal ini disebutkan dalam sebuah hadis, yaitu:

“Pada hari itu ada saat yang tidaklah seorang hamba muslim bertepatan dengannya dalam keadaan dia berdiri salat yang ia meminta sesuatu kepada Allah SWT melainkan akan dikabulkan oleh-Nya,” (HR Bukhari).

Melakukan zikir bertujuan untuk mengingat Allah, meskipun bisa dilakukan kapan saja ada baiknya memperbanyak zikir pada hari Jumat sebab di hari tersebut pahala berzikir akan dilipat gandakan. Berikut ini ayat yang menyerukan untuk berzikir dan mengingat Allah SWT:

“Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian diseru untuk shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah mengingat Allah…,” (Al Jumu’ah: 9).

6. Memperbanyak Membaca Al Quran

Amalan hari Jumat lainnya yang dapat dilakukan oleh pria maupun wanita adalah memperbanyak membaca Al Quran guna menambah pengetahuan kita seputar agama.

Jadi, tidak hanya pahala berlipat ganda yang akan didapat tapi juga pemahaman agama juga akan meningkat. Berikut ini hadis yang memperkuat pernyataan tersebut, Imam Ja’far Shadiq berkata:

“Malam dan hari Jumat itu memiliki hak, maka jangan menyia-nyiakan kemuliaannya, jangan mengurangi ibadah, dekatkan diri kepada Allah dengan amal-amal saleh dan tinggalkan semua yang haram. Karena di dalamnya Allah telah melipatgandakan kebaikan, menghapus kejelekan dan mengangkat derajat. Hari Jumat sama dengan malamnya. Jika kamu mampu, hidupkan malam dan siangnya dengan doa dan salat. Karena di dalamnya Allah mengutus para Malaikat ke langit dunia untuk melipatgandakan kebaikan dan menghapus keburukan, sesungguhnya Allah Maha Luas ampunan-Nya dan Maha Mulia.”

Baca Juga:

Bentuk Kebaikan Mendengar Adzan

7. Membaca Surah Al-Kahfi

Amalan selanjutnya yang bisa dikerjakan di hari Jumat adalah membaca surah Al Kahfi. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka memancarlah cahaya terang untuknya dari bawah telapak kakinya hingga setinggi awan langit yang akan meneranginya kelak di hari kiamat dan juga diampuni dosanya di antara dua Jumat.” (HR Ibnu Mardawaih)

8. Ziarah Kubur

Dalam sebuah riwayat, dijelaskan terkait keutamaan ziarah di hari Jumat. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang ziarah ke makam kedua orang tuanya atau salah satunya pada setiap hari Jumat, Allah akan mengampuni dosa-dosanya dan ia dicatat sebagai orang yang berbakti kepada orang tuanya.” (HR Hakim, At Tirmidzi dan Ath Thabrani).

Baca Juga:

Makna Puasa Senin-Kamis

9. Bersedekah

Rasulullah SAW senantiasa bersedekah di hari Jumat dan mengajarkan umatnya untuk senantiasa ringan tangan. Selain memperoleh pahala di sisi Allah SWT, sedekah dapat membantu fakir miskin dan membuat ketakwaan kita semakin meningkat. 

Selain itu, bersedekah juga membuat hati menjadi lapang dan ikhlas. Banyaknya keutamaan bersedekah sebagaimana disebutkan di atas membuat kita tidak heran jika Rasulullah SAW gemar bersedekah. Hal ini juga disebutkan dalam Surah Al-Baqarah yang berbunyi:

Artinya, “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah:261)

10. Membaca 3 Surah Terakhir dalam Al-Quran

Membaca tiga surat terakhir dalam Al-Qur’an menjadi amalan sunnah yang juga dianjurkan dilakukan di hari Jumat. Mengenai anjuran ini, dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa setelah shalat Jumat membaca ‘Qul huwallahu Ahad (Al-Ikhlas)’, ‘Qul a’udzu birabbil-falaq (Al-Falaq)’, dan ‘Qul a’udzu birab bin-nâs (An-Nas)” sebanyak tujuh kali, maka Allah melindunginya dari keburukan hingga Jumat mendatang,”

Sumber:

Santoso. (2023). Amalan Hari Jumat untuk Memperoleh Pahala & Keberkahan. yatimmandiri.org