5 Makna dibalik Puasa Senin Kamis yang Harus Kamu Tahu

Bagi Umat Muslim, berpuasa bukanlah ibadah yang asing dan tidak hanya dilaksanakan saat Bulan Ramadhan. Dalam beberapa amalan sunnah juga terdapat anjuran Umat Muslim untuk berpuasa di dalam hari – hari tertentu pada Kalender Islam. 

Salah satu puasa sunnah yang dikerjakan langsung oleh Rasulullah SAW. adalah puasa Senin Kamis. Seseorang yang melaksanakan puasa sunnah Senin Kamis akan mendapatkan pahala dari Allah SW Namun apabila tidak dikerjakan, tidak akan berdosa, karena bukan sesuatu yang wajib. 

Selama melaksanakan Puasa Senin Kamis, apakah Sahabat Muslim mengetahui apa saja maknanya? Berikut adalah hal – hal yang tersimpan dibalik puasa senin kamis ini. 

Menjadikan Diri untuk Berdisiplin

Sumber Ilustrasi: Pexels.com

Ketika Sahabat Muslim berpuasa Senin Kamis hingga rutin maka akan menjadikan diri untuk selalu berdisiplin dalam segala hal. Dengan berpuasa, kita akan merasa bahwa Allah SWT selalu melihat dan mengetahui setiap tindakan yang dilakukan, serta akan menghindari kita dari segala hal yang dapat membatalkan puasa. 

Memperlancar Rezeki

Sumber Ilustrasi: Pexels.com

Rezeki tidak selalu berbentuk uang. Kesehatan dan selalu dalam perlindungan Allah SWT juga merupakan bagian dari rezeki. Puasa Senin Kamis bisa mempengaruhi rezeki seseorang karena dapat meningkatkan rasa keimanan dan ketaqwaan yang dimiliki seorang individu agar selalu dekat dengan Allah SWT.

Hari Ketika Amal Diperiksa

Sumber Ilustrasi: Pexels.com

Menurut Riwayat Nabi Muhammad SAW. pada setiap satu pekan, amal – amal akan diperiksa pada hari Senin dan Kamis. Ada baiknya ketika hari diperiksanya amal manusia, kita melakukan puasa. Dengan berpuasa, Insya Allah kita akan terjaga dari hal – hal kemaksiatan dan membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT. 

Terhindar dari Godaan Setan

Sumber Ilustrasi: Pexels.com

Sering mendengar kalau di bulan Ramadhan Setan dikurung atau dipenjara? Dengan berpuasa, jalan setan untuk mempengaruhi jiwa dan tubuh manusia akan terhambat dan dapat menurunkan resiko pengaruh – pengaruh jahat terhadap manusia, seperti berbuat kemaksiatan atau melakukan larangan – larangan Allah SWT. 

Itu tadi makna – makna yang mungkin kita tidak ketahui apabila melakukan puasa sunnah Senin Kamis. Tidak hanya untuk urusan akhirat, puasa Senin – Kamis juga ternyata memiliki makna yang luar biasa untuk urusan dunia. 

Yuk, untuk Sahabat Muslim yang tidak ada halangan untuk berpuasa, jangan lupa untuk melaksanakannya ya! Puasa Senin Kamis dapat memberikan manfaat dunia akhirat. 

Wallahu’alam. 

Referensi: 

https://kabar24.bisnis.com/read/20210209/79/1354206/niat-puasa-senin-kamis-simak-arti-dan-manfaatnya

https://blog.kitabisa.com/20-manfaat-puasa-senin-kamis-bagi-dunia-akhirat/

https://sragenupdate.pikiran-rakyat.com/religi/pr-1842171384/6-manfaat-menghayati-makna-dari-niat-puasa-senin-kamis?page=2

http://repository.radenintan.ac.id/9889/1/pusat.pdf

https://www.bola.com/ragam/read/4339662/5-manfaat-puasa-senin-kamis-lengkap-beserta-niat-menjalankannya

https://tirto.id/manfaat-puasa-senin-kamis-untuk-wanita-bisa-mencerahkan-kulit-gavd

Mengenal Lebih Dekat dengan Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Safar

Sahabat Muslim, udah tau belum nih kalau di Bulan Safar atau September ini kita bisa melaksanakan Puasa Sunnah Ayyamul Bidh? Puasa ini adalah salah satu puasa sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. setiap pertengahan bulan selama tiga hari. 

Pada bulan September ini, Sahabat Muslim dapat melakukan puasa Ayyamul Bidh di tanggal 13  – 15 Safar 1443 H yang jatuh pada tanggal  20 September – 22 September 2021. 

Sebelum melaksanakan puasa, sudah tahukah informasi tentang Puasa Ayyamul Bidh? 

Disebut dengan “Puasa Hari – hari Putih”

Puasa Ayyamul Bidh disebut dengan “Puasa hari – hari putih” karena bertepatan dengan kondisi bulan yang terang, sehingga malam terlihat bersinar seperti warna putih. Oleh karena itu, Rasulullah SAW. menganjurkan untuk berpuasa pada tiga hari (13, 14, dan 15 setiap bulan Qomariyah di Tahun Hijriyah). 

Puasa Sepanjang Tahun

Dalam Kitab HR Bukhari Nomor 1979, puasa selama tiga hari setiap bulan seperti puasa sepanjang tahun. Satu hari kita melaksanakan puasa sunnah, kita akan mendapatkan kebaikan 10 kali lipat, dan apabila kita berpuasa tiga hari dalam satu bulan, kita akan mendapatkan 30 hari kebaikan. Ketika itu dirutinkan menjadi puasa selama tiga hari setiap bulannya, insyaAllah kita akan mendapatkan kebaikan sepanjang tahun. 

Berkaitan dengan Kisah Nabi Adam AS

Riwayat Ibnu Abbas mengatakan bahwa ketika Nabi Adam AS diturunkan ke muka bumi pertama kali, seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam. Kemudian Allah SWT memberikan wahyu kepada Nabi Adam AS untuk berpuasa selama tiga hari. Saat menjalankan puasa hari pertama, sepertiga tubuh Nabi Adam menjadi putih, hingga sampai hari ke tiga, tubuh Nabi Adam sepenuhnya menjadi putih.  

Tiket Surga Ar Rayan

Ahli puasa akan mendapat pintu khusus untuk masuk surga. Dikutip dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim, orang-orang yang suka berpuasa, termasuk puasa Ayyamul Bidh, akan masuk ke dalam satu pintu surga bernama Ar Rayyan. 

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Berikut adalah niat puasa Ayyamul Bidh yang dapat dibacakan pada malam hari: 

“وَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu Shauma Ayyami Bidh Sunnatan Lillahi Ta’ala 

“Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.”

Namun, apabila dibacakan pada keesokan hari atau setelah terbit fajar, maka bacaannya adalah: 

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَ

Nawaitu Shauma Ayyami Bidh Sunnatan Lillahi Ta’ala

“Saya berniat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta’ala”

Wallahu’alam. 

Nah itu tadi informasi – informasi seputar Puasa Ayyamul Bidh. Di Bulan Safar ini, ternyata kita bisa melakukan Puasa Sunnah yang memiliki keutamaan hingga menjadi salah satu kesempatan kita untuk mendapatkan tiket surga. 

Referensi:

https://www.suara.com/news/2021/09/19/181242/jadwal-puasa-ayyamul-bidh-september-2021-dan-hadits-yang-meriwayatkannya

https://jatim.poskota.co.id/2021/09/18/puasa-sunnah-ayyamul-bidh-di-bulan-safar-1443h-berikut-jadwal-dan-bacaannya?halaman=3

https://www.inews.id/lifestyle/muslim/niat-puasa-ayyamul-bidh-september-2021/3

https://banjarmasin.tribunnews.com/2021/09/18/dua-hari-lagi-puasa-ayyamul-bidh-safar-1443-h-ini-keutamaan-dan-niat-yang-harus-dibaca?page=4.

https://priangantimurnews.pikiran-rakyat.com/muslim/pr-1222634570/jadwal-dan-niat-puasa-ayyamul-bidh-dilaksanakan-hari-ini-senin-20-september-2021?page=4

https://kumparan.com/berita-terkini/pengertian-dan-niat-puasa-ayyamul-bidh-safar-1wYzy8Yw5Dl/full

4 Kebaikan Ketika Mendengar hingga Menjawab Adzan

Adzan merupakan panggilan ibadah bagi Umat Muslim untuk menjalankan sholat. Dalam sehari, kita akan mendengarkan adzan sebanyak 5 kali. Tapi, tahukah kamu ketika kita mendengarkan adzan bahkan menjawab dengan do’a, terdapat kebaikan – kebaikan yang bisa kita dapat. 

Mendapat Syafaat dari Nabi Muhammad SAW

Seseorang yang mendengar adzan dan memahami maknanya serta bershalawat, akan mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW dan disebut namanya diantara para malaikat di Surga. 

Mengandung Pahala yang Besar

Seandainya orang – orang mengetahui pahala yang terkandung pada adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mungkin mendapatkannya kecuali dengan cara mengadakan undian atasnya, niscaya mereka akan melakukan undian.” (HR Bukhari dan Muslim).

Menjawab Adzan Akan Diampuni Dosa 

Barangsiapa yang ketika mendengarkan adzan dia mengucapkan: aku bersaksi bahwasanya tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah SWT dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah SWT. Siapa yang mengucapkan itu, maka dosa – dosanya akan diampuni (HR. Ahmad, Muslim, dan lainnya).

Doa Akan Dijabah

Ketika mendengar suara adzan, Umat Muslim dianjurkan untuk banyak berdoa, karena pada waktu ini doa tidak akan ditolak. 

Itu tadi beberapa kebaikan yang kita dapatkan ketika mendengar hingga menjawab adzan. . Ternyata, adzan tidak hanya sekedar panggilan untuk menunaikan sholat ya, Sahabat Muslim, didalamnya juga tersimpan banyak makna. 

Sahabat Muslim juga bisa mendengar adzan di mana pun dan kapan pun dengan fitur ‘Waktu Sholat’. Fitur ini menyediakan jadwal dan waktu sholat baik itu di dalam aplikasi maupun lewat notifikasi.

Yuk download aplikasinya sekarang di Play Store atau App Store Kamu! 

Referensi:

https://mantrasukabumi.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-20793967/menakjubkan-inilah-7-manfaat-mendengarkan-adzan-salah-satunya-mendapatkan-kedudukan-di-surga

https://www.republika.co.id/berita/p70ekx396/keutamaan-azan

http://pm.unida.gontor.ac.id/4-manfaat-menjawab-azan/

https://akurat.co/4-hal-yang-harus-dilakukan-orang-islam-saat-mendengar-azan?page=1

Iman Turun? Saatnya Baca Doa Ini!

Iman manusia pada umumnya bersifat dinamis. Ada kalanya naik dan ada kalanya turun. Apabila Sahabat Muslim merasa iman melemah dan turun, manusia menjadi lebih mudah tergoda untuk melakukan hal – hal yang bisa mengarah kepada dosa. Selain itu, ibadah pun merasa malas bahkan sulit dilakukan. Nabi Muhammad SAW. bersabda: ‘Al iman yazid wa yanqush’ yang artinya ‘Iman itu bisa naik dan bisa juga turun’. 

Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk menguatkan kembali iman yang dirasa turun atau lemah, mulai dari memperbaiki shalat, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta banyak berdzikir. Sebagai seorang muslim, tentunya kita memiliki harapan dong ya supaya iman bisa stabil dalam setiap situasi dan kondisi. 

Jika itu terjadi, Sahabat Muslim bisa membaca doa ini apabila merasa imannya melemah atau turun. Doa ini tertuang dalam Hadis Riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah:

‘Amantu billahi wa rusulihi huwal awwalu wal akhiru wadz dzahiru wal bathinu wa huwa bi kulli syai-in ‘alim’

Artinya: ‘Saya beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dia yang awal dan yang akhir, yang zahir dan yang batin. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu’. 

Atau juga bisa dengan membaca Doa ini: 

‘Allahumma a’inna ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika’

Artinya: ‘Ya Allah, tolonglah kami untuk berzikir kepada-Mu dan bersyukur kepada-Mu, dan beribadah sebaik – baiknya kepada-Mu’ 

Selain membaca Doa diatas, Sahabat Muslim bisa melakukan muhasabah diri dengan hal – hal berikut: 

1. Menyadari bahwa ibadah yang kita lakukan adalah bagian dari wujud syukur kepada Allah SWT. 

2. Menyadari bahwa semua bentuk ibadah merupakan kebutuhan manusia, bukan wujud Allah membutuhkan kita. 

3. Menyadari bahwa beribadah dengan baik dan istiqamah itu memberikan manfaat untuk diri sendiri, seperti menjadi tenang, damai, dan tentram

Referensi:

https://www.liputan6.com/ramadan/read/4252787/baca-doa-ini-untuk-menguatkan-kembali-iman-yang-tengah-lemah

https://news.detik.com/berita/d-4044159/jurus-menghalau-iman-yang-naik-turun

Mengenal Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura di Bulan Muharram

Pada 10 Agustus 2021 kemarin, Umat Muslim memperingati Tahun Baru Islam ke 1443 Hijriyah dan Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Islam. Kalau sebelumnya, pernah dibahas mengenai kenapa kita harus berpuasa di bulan Muharram, sekarang akan dibahas mengenai Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura itu sendiri, simak yuk!

1. Puasa Tasu’a

Puasa ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Muharram. Dibalik puasa Tasu’a ini, ternyata ada sebuah keinginan Rasulullah SAW. yang belum terlaksana, lantaran ajal menjemput terlebih dahulu. Ternyata, keinginan tersebut adalah Puasa Tasu’a, yakni puasa pada 9 Muharram. Keutamaan dari menjalankan puasa ini adalah salah satunya menebus dosa setahun silam begitu juga dengan Puasa Asyura. Niat dari Puasa Tasu’a sendiri adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tasu’a sunnatal lillaahita’ala 

“Saya niat puasa hari tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala” 

Oleh karena itu, Puasa Tasu’a dianjurkan untuk umat Nabi Muhammad SAW. karena merupakan salah satu keinginan Rasulullah. 

2. Puasa Asyura 

Puasa ini dilaksanakan pada 10 Muharram dan Asyura sendiri artinya adalah bilangan atau tanggal 10.  Hari Asyura merupakan hari puasa umat Nabi Musa. Ibnu Abbas mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad SAW datang ke Madinah dan melihat orang – orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. 

Nabi Muhammad SAW. bersabda: 

“Saya lebih hormat terhadap Musa dari kamu.” Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa.” (HR. Bukhari Muslim)

Rasulullah memuliakan hari Asyura dengan berpuasa. Adapun niat dari Puasa Asyura yakni:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati ‘Asyura lillahi ta’ala

“Saya berniat puasa sunah Asyura karena Allah Lillahi ta’ala” 

Nah itu sekilas informasi mengenai Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura. Keduanya memiliki kemuliaan karena terjadi di bulan Muharram. Bagi yang menjalaninya, mudah – mudahan Allah SWT menerima puasanya dan menjadi pelebur dosa, Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin. Buat yang belum sempat menjalaninya, mudah – mudahan Allah SWT selalu memberikan keberkahan kepada kita semua dalam berbuat kebaikan ya, Aamiin. 

Referensi:
https://jurnalmedan.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-1492362146/5-keutamaan-puasa-tasua-dan-puasa-asyura-di-bulan-muharram?page=4

https://www.tribunnews.com/lifestyle/2021/08/11/bacaan-niat-puasa-tasua-dan-puasa-asyura-dengan-lafal-latin-arti-dilakukan-pada-18-19-agustus-2021?page=4

https://news.detik.com/berita/d-5672805/niat-puasa-tasua-dan-asyura-bulan-muharram-lengkap-jadwal-pelaksanaannya

Ini Makna Kemerdekaan Indonesia yang Jarang Diketahui Umat Islam

Kemarin, Warga Negara Indonesia di seluruh belahan dunia, memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke – 76. Setelah lamanya berjuang untuk Indonesia, akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945, warga Indonesia dari Sabang sampai Marauke terbebas dari penindasan dan ketidakadilan. 

Tapi ternyata.. ada yang menarik nih dibalik peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 jika dilihat dari kacamata Islam. Simak informasinya di bawah ini yuk!

Makna Dibaliknya Angka 17 

Soekarno pernah menuturkan, proklamasi pada 17 Agustus 1945 diyakini angka 17 merupakan angka keramat. Soekarno menjelaskan, Al-Qur’an diturunkan pada 17 Ramadhan. Sholat seharinya 17 rakaat dan dipilihnya hari Jumat yang dalam Islam sendiri, merupakan hari yang terbilang mulia. 

Proklamasi Kemerdekaan Terjadi di Bulan Ramadhan 

Kemudian Mansur Suryanegara dalam bukunya yang berjudul Api Sejarah, menyebutkan bahwa peristiwa sejarah proklamasi yang terjadi pada 9 Ramadhan 1364 dihari Jumat Legi merupakan anugerah yang tak hingga dari Allah Yang Maha Kuasa. Wah, ternyata Proklamasi Kemerdekaan itu terjadi pada bulan Ramadhan, bulan yang kita ketahui memiliki sangat banyak keistimewaan.

Pengaruh Organisasi Islam terhadap Edukasi 

Kemudian, ada lagi nih salah satu nilai makna kemerdekaan yang ada hubungannya dengan organisasi Islam (Sarekat Islam) yaitu nilai edukasi. Pada zaman perjuangan kemerdekaan, terdapat organisasi – organisasi terpelajar seperti Budi Utomo, Indische Partij, dan Sarekat Islam. Hal ini menjadi tanda dimulainya pergerakan nasional dengan jelas, yaitu Kemerdekaan Indonesia.

Pada akhirnya, kemerdekaan yang telah diraih dengan pengorbanan dari bangsa terdahulu wajib kita jaga dengan memaksimalkan seluruh potensi sumber daya (manusia dan alam), serta nilai – nilai juang bangsa Indonesia.

Semoga semangat kemerdekaan terdahulu dan kebersamaan sebagai bangsa yang besar kedepannya dapat mewujudkan Negara dan Bangsa yang haldatun tahhibatun warrabun ghafuur dengan Ridho Allah SWT.. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Referensi: https://referensiberita.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-1212402956/inilah-makna-proklamasi-kemerdekaan-bagi-umat-islam-yang-jarang-diketahui?page=2

http://sin.fst.uin-alauddin.ac.id/menelaah-makna-kemerdekaan-dalam-perspektif-syariah/

Kenapa Puasa Dianjurkan di Bulan Muharram? Apa Keistimewaannya?

Sebagai bulan pertama di Kalender Hijriyah, Bulan Muharram ini memiliki beberapa keistimewaannya, apalagi kalau berpuasa. Puasa yang dikenal dalam bulan Muharram ini adalah Puasa Muharram atau dikenal juga dengan nama Puasa Assyura. Bulan Muharram itu sendiri ternyata memiliki keistimewaan lho! Pada bulan ini, masyarakat dilarang melakukan hal – hal yang tidak baik dan menyakiti orang lain. 

Ada beberapa keistimewaan lain dari Bulan Muharram yang harus Sahabat Muslim ketahui nih, diantaranya, 

1. Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan Kaumnya (Bani Israil) dari kejaran tentara Fir’aun dan menenggelamkan mereka di laut merah.

2. Rasulullah menetapkan tanggal 10 Muharram untuk melaksanakan Puasa Muharram sebagai rasa syukur kepada Allah sekaligus menghapuskan tradisi masyarakat Jahiliyah.

3. Dalam Hadis Riwayat Imam Muslim, Rasulullah mengatakan bahwa Muharram termasuk pada bulan yang mulia. 

Lalu, apa saja keistimewaan Puasa di bulan Muharram?

1. Penghapus Dosa 30 Hari 

Dilansir dari NU Online, Imam Ibnu Hajar dalam hadis yang diriwayatkan oleh Hafsah, Nabi bersabda, 

“Puasa di hari terakhir bulan Dzulhijjah (penghapus doa selama 50 tahun) dan hari pertama bulan Muharram (penghapus dosa 30 hari)” 

MasyaAllah siapa yang mau dihapus dosanya selama 30 hari? Yuk berpuasa! Puasa dibulan Muharram dapat dilakukan satu hari, dua hari, atau sepanjang Muharram apabila tidak memberatkan.

2. Pahala yang Berlimpah

Dari hadis Ibnu Abbas dalam Kitab Tanbihul Ghafilin, Rasulullah SAW. bersabda, ‘Barangsiapa puasa pada hari Asyura, pasti Allah memberi 10 ribu pahala malaikat, 10 ribu pahala orang ibadah haji dan umrah, 1.000 para syuhada’.

Apabila Sahabat Muslim berpuasa di bulan Muharram, InsyaAllah akan mendapat pahala sama dengan bepergian haji dan umrah.

3. Pembeda Antara Umat Islam dengan Kaum Yahudi dan Kaum Nasrani

Kenapa beda? Karena dahulu sebelum Islam masuk, Umat Yahudi dan Nasrani juga memperingati 10 Muharram dengan berpuasa. Dapat dikatakan ini adalah Puasa Tasua (9 Muharram dan 11 Muharram). Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dengan status marfu, Rasulullah SAW. bersabda,

“Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum atau sesudahnya” (HR Ahmad). 

MasyaAllah, ternyata puasa di bulan ini memang istimewa ya. Tidak hanya di bulan – bulan tertentu, berpuasa memang memiliki keistimewaan tersendiri baik dari sisi spiritual maupun sisi medisnya. Dan di bulan Muharram ini juga bisa menjadi pengingat untuk kita semua agar selalu memperbaiki diri, melakukan introspeksi, serta melakukan amal kebaikan. 

Mudah – mudahan Sahabat Muslim senantiasa diberikan kesehatan, supaya bisa berpuasa dan melakukan amal kebaikan lainnya 

Referensi: https://www.orami.co.id/magazine/puasa-muharram/

https://www.ayosurabaya.com/read/2021/08/09/13678/5-amalan-di-bulan-muharam-yang-penuh-berkah

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180911084929-284-329302/keistimewaan-puasa-asyura-di-bulan-muharam

https://seputartangsel.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-142342172/keistimewaan-puasa-asyura-di-tanggal-10-muharram-begini-niatnya

https://www.republika.co.id/berita/qxju52320/puasa-muharram-niat-tata-cara-dan-keutamaannya

Olahraga Baik untuk Kesehatan, Bagaimana Islam Memandangnya?

Olahraga adalah aktivitas – aktivitas yang mengutamakan gerakan – gerakan jasmani yang dilakukan secara sadar. Apapun kegiatan yang sifatnya menggerakkan anggota tubuh dapat dikatakan olahraga.

Olahraga itu penting lho untuk kesehatan tubuh, tidak hanya secara fisik namun juga bisa membantu menyegarkan jiwa. Sahabat Muslim pernah dengar ungkapan “Mens Sana In Corpore Sano”? Yang memiliki arti “Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat”

Lalu, olahraga apa aja nih olahraga yang biasanya Sahabat Muslim lakukan? 

Nabi besar kita, yaitu Nabi Muhammad SAW. juga suka berolahraga lho. Bahkan dalam hal menjaga kesehatan, Islam memerintahkan kita untuk mengikuti berbagai olahraga yang dianjurkan Rasulullah SAW. Ada beberapa jenis olahraga yang dianjurkan Rasulullah SAW. diantaranya, berkuda, memanah, lari, jalan cepat, berenang, dan gulat.

Sahabat Muslim, sebelumnya tau nggak kalau olahraga jenis lari yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. ini sangat praktis dan mudah untuk dilakukan? Sahabat Muslim bisa melakukannya di mana aja, bahkan ketika sedang tidak ada niat untuk berolahraga. Terus, apa aja ya manfaat yang kita dapatkan dari lari?

1. Membakar banyak lemak.

2. Otot – otot jantung terlatih.

3. Meredakan stress yang dialami.

4. Menurunkan berat badan.

5. Meningkatkan kinerja otak dan daya tahan tubuh.

6. Melatih koordinasi tubuh yang baik.

7. Tidur menjadi lebih berkualitas.

8. Mengurangi risiko kematian akibat stroke.

MasyaAllah, banyak banget ya manfaat yang Sahabat Muslim dapatkan ketika menjalankan olahraga lari ini! Manfaat – manfaat tersebut tidak hanya terasa difisik, namun juga dipsikis kita, bahwa lari dapat meredakan stress. 

Sambil berolahraga, Sahabat Muslim bisa lho menggunakan Aplikasi Arah Muslim dengan berbagai fitur di dalamnya! Selain mendapatkan kesehatan jasmani, Sahabat Muslim juga dapat ketenangan spiritualnya. Sahabat Muslim bisa menggunakan fitur Tasbih Digital sambil melakukan olahraga, kemudian bisa berdzikir sambil berlari.

Dengan menggunakan fitur Tasbih Digital, Dzikir bisa lebih terpantau apabila Sahabat Muslim tidak ingat saat berlari. Tidak hanya olahraga lari, fitur ini juga bisa digunakan kapan saja dan di mana saja sesuai dengan kebutuhan kita.

Yuk lengkapi amalan ibadah dengan menggunakan Aplikasi Arah Muslim!

Referensi:

https://www.liputan6.com/ramadan/read/4266758/6-olahraga-yang-dianjurkan-rasulullah-bisa-diikuti-untuk-jaga-kesehatan

Olahraga http://e-journal.uajy.ac.id/2063/2/2TA11990.pdf (diakses pada 5 Agustus 2021)

Puasa Sunnah Senin Kamis dan Keutamaannya

Sahabat Muslim, kita sudah tidak asing lagi ya mendengar Puasa Sunah Senin – Kamis. Banyak orang menjalani puasa sunah ini secara rutin. Seperti yang kita ketahui, puasa ini dilakukan setiap hari Senin dan Kamis dalam setiap Minggu. Namun, tahukah kamu apa saja manfaat yang bisa kita rasakan ketika kita menjalani puasa sunah ini? Mari kita simak informasinya di bawah ini, yuk!

Puasa Sunah Senin Kamis merupakan salah satu puasa sunah, yang jika dikerjakan mendapatkan pahala dan kebaikan lainnya. Rasulullah SAW juga kerap berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Ketika Rasulullah SAW ditanya mengenai anjuran Puasa Sunah Senin Kamis, beliau menjawab “Itu adalah hari di mana aku dilahirkan, hari di mana aku diutus atau diturunkannya wahyu kepadaku.” (HR. Muslim)

Mengapa harus Senin – Kamis? Bukan Hari lain?

Puasa Sunah Senin Kamis ini memang memiliki keutamaan, apabila puasa ini dikerjakan, akan menghapus kesalahan dan meninggikan derajat. Selain dari amalan puasa sunahnya, hari Senin dan Kamis sendiri merupakan hari di mana amalan diangkat di hadapan Allah SWT, sehingga alangkah baiknya apabila kita berpuasa. 

Selain itu, dalam salah satu hadits yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim, orang – orang yang berpuasa memiliki keistimewaan di mana di akhirat nanti ada pintu menuju surga Bernama Ar-Rayyan yang hanya bisa dimasuki oleh orang – orang yang rajin menjalankan puasa.

Niat Puasa Senin – Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Yaumal Itsnaini Sunnatal Lillaahi Ta’aalaa

“Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah Ta’ala”. Niat ini dibacakan ketika berpuasa pada hari Senin.

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Yaumal Khomiisi Sunnatal Lillaahi Ta’alaa

“Saya niat puasa Hari Kamis, sunnah karena Allah Ta’ala”. Niat ini dibacakan ketika berpuasa pada hari kamis.

Tata cara pada Puasa Sunah Senin – Kamis sama seperti puasa pada umumnya, membaca niat, melaksanakan sahur, dan menahan diri dari yang membatalkan puasa. Pada Puasa Sunah Senin Kamis ini, orang seringkali tidak makan sahur, tetapi demi menjaga badan tetap fit selama berpuasa, diusahakan makan sahur ya! Demi kesehatan kita juga, supaya lebih kuat dan ada stamina dalam menjalankan puasanya.

Potret Perayaan Hari Raya Idul Adha di Negara – Negara Islam

Hari Raya Idul Adha merupakan Hari Raya Umat Muslim yang identik dengan penyembelihan hewan dan diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Perayaan Idul Adha ini untuk memperingati kepatuhan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT dengan rela mengorbankan segalanya. Maknanya adalah segala sesuatu yang ada di bumi ini adalah milik Allah SWT, sekalipun seorang anak.

Idul Adha ini mengajarkan kita untuk mengikhlaskan sesuatu, entah itu barang, uang, seseorang apapun itu. Pada Hari Raya Idul Adha, tentunya dimulai dengan pelaksanaan sholat Idul Adha. Hikmah dari pelaksanaan sholat Idul Adha bahwasanya hakikat semua manusia adalah sama, yang membedakannya adalah ketaqwaan setiap manusia yang ada di bumi ini. 

Setelah melaksanakan sholat Idul Adha, Umat Muslim melaksanakan penyembelihan hewan qurban. Tetapi ternyata, di setiap daerah bahkan di negara – negara di dunia ini memiliki perbedaan lho, ada yang langsung menyembelih, ada yang menyembelihnya di waktu yang berbeda. Bagaimana perayaan Idul Adha di negara – negara lain di dunia ini ya? Yuk kita simak informasi berikut ini!

Turki

Sumber gambar: Kompas.com

Seperti di Indonesia, perayaan Idul Adha di Turki dimulai dengan pelaksanaan sholat hari raya, setelah itu mengunjungi makam keluarga, mendatangi tetangga, dan dilanjut dengan penyembelihan hewan qurban. Bagian yang menarik dan seru dari perayaan Idul Adha di Turki ini yaitu sebelum dilakukan penyembelihan, hewan – hewan qurban ini dirias, dibersihkan, dan dicat dengan heena. Ada juga yang dihias dengan menggunakan pita warna warni.

Kazakhstan

Sumber gambar: Liputan6.com

Di Kazakhstan, Idul Adha terkenal dengan nama Kurban Ait. Pada hari raya ini, masyarakat Kazakh akan berkumpul dan bertukar hadiah. Kalau di Indonesia terkenal dengan Tradisi Open House, di Kazakhstan juga merayakan Idul Adha dengan tradisi yang sama lho! Mereka menerima kunjungan dan berbagai hidangan Kazakh untuk memperkuat kekerabatan.

Bangladesh

Sumber gambar: Senayanpost.com

Saat perayaan Idul Adha, di Bangladesh lebih spesialnya adalah masyarakatnya beramai – ramai ke Masjid untuk mengaji dan tentunya beribadah juga. Kemudian, mereka akan mudik ke kampung halamannya masing – masing. Bedanya, Idul Adha di Bangladesh dirayakan dalam waktu tiga hari untuk berkumpul dan makan bersama keluarga. Tradisi – tradisi tersebut sudah menjadi tradisi turun temurun Idul Adha di negara ini.

Arab Saudi

Sumber gambar: 99.co

Saat merayakan Idul Adha di Arab Saudi, terdapat makanan yang wajib ada bernama Hamees. Makanan tersebut harus ada lho di masing – masing daerah di Arab Saudi. Hamees adalah makanan yang terdiri daging dan hati sapi yang dimasak dengan bawang, tomat, dan bumbu rempah. Kemudian, mereka saling berkunjung ke rumah keluarga dan memberi hadiah kepada anak – anak.

Menjelang Waktu Isya’ atau setelah sholat Maghrib, Umat Muslim berkumpul dalam satu tenda besar untuk menikmati permainan dan musik rakyat dengan sajian kue, kurma, dan kacang.

Maroko

Sumber gambar: blog.misteraladin.com

Negara yang merayakan Idul Adha selama empat hari berturut – turut ini menganggap Idul Adha merupakan festival yang suci. Masyarakat Maroko akan menghidangkan berbagai macam makanan yang berbahan dasar dari bagian tubuh hewan qurban. Layaknya Indonesia yang identik menggunakan baju baru untuk Idul Fitri, masyarakat Maroko juga antusias untuk membeli pakaian tradisional sebagai pelengkap untuk merayakan Hari Raya Idul Adha.

Wah, ternyata di negara – negara Islam yang ada di dunia ini memiliki tradisi yang berbeda ya dalam merayakan Hari Raya Idul Adha, mulai dari lamanya waktu perayaan sampai pada makanannya. Selain perayaan Idul Adha di Indonesia, ada negara lain nggak yang kamu suka? Semoga kita mendapatkan kesempatan untuk merayakan Idul Adha di negara-negara tersebut ya, Sahabat Muslim. Aamiin Ya Rabbal Alamin.