3 Doa Mustajab Saat Dihadapi Masalah

3 Doa Mustajab Saat Dihadapi Masalah

Dalam hidup, pasti ada waktu di mana kita senang dan dimana kita susah, kita mempunyai keadaan yang cukup atau keadaan yang kurang beruntung. Perubahan keadaan yang baik menjadi buruk secara tiba-tiba membuat masalah datang dan memberatkan orang yang terlibat dalam masalah itu.

Ketika menghadapi masalah, kita tidak boleh menyerah dan berusaha untuk menemui titik terang untuk menyelesaikan masalah yang kita dapat. Walaupun sudah berusaha, terkadang masih tidak cukup. Kita juga perlu berserah diri kepada Allah SWT dan berdoa agar diberi pertolongan serta kekuatan untuk menghadapi beban hidup. 

Berikut doa-doa mustajab yang dapat dipanjatkan ketika sedang menghadapi masalah:

Doa Meminta Pertolongan 

Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan.

Artinya:

“Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Maha Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata mendapat pertolongan dari-Mu selamanya.”

Doa Ketika Merasa Cemas

Subhānal malikil quddūs, rabbil malā’ikati war rūh, jallaltas samāwāti wal ardha bil ‘izzati wal jabarūt.

Artinya:

“Mahasuci Tuhan yang Kudus, Tuhan para malaikat dan Jibril. Kau besarkan langit dan bumi dengan kemuliaan dan kekuasaan-Mu.”

Doa Agar Diberi Kebaikan

Allahummaftah ‘Aalainaa Abwabaal Khairi Wa Abwaabal Barakati Wa Abwaaban Ni’mati Wa Abwaabal Quwwati Wa Abwaabashshihhati Wa Abwaabas Salaamati Wa Abwaabal Jannati. Rabbanaa Aatinaa Min Ladunka Rahmatan Wa Hayyi’ Lanaa Min Amtinaa Rasyadaa. Bismillaahi Tawakkaltu ‘Alallaahi Laa Haula Wa Laa Quwwata Illaa Billaah.

Artinya:

“Ya Allah, bukakanlah atas kami pintu-pintu kebaikan, pintu-pintu berkah, pintu-pintu nikmat, pintu-pintu kekuatan, pintu-pintu kesehatan, pintu-pintu keselamatan, dan pintu-pintu surga. Ya Allah ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini). Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya, tidak ada daya serta kekuatan melainkan hanya dengan kekuasaan dan pertolongan Allah.”

Itulah tiga dari sekian banyak doa mustajab untuk menghadapi masalah yang beragam.  Masalah yang datang silih berganti dan sulit diatasi membuat orang mudah putus asa dengan keadaan mereka. Namun, kita tidak boleh menyerah dan terus berusaha untuk menyelesaikan masalah dan memperbaiki keadaan.

Apapun yang dilakukan dengan usaha dan doa, pasti akan diberikan hasil yang terbaik serta kita juga diharapkan untuk mengingat Allah SWT di setiap langkah dalam kehidupan kita, dalam keadaan susah maupun senang. 

Baca juga artikel lainnya

Sumber:

https://www.merdeka.com/jatim/doa-menghadapi-masalah-beserta-artinya-bantu-lapangkan-hati-dan-pikiran-kln.html

https://hot.liputan6.com/read/5013898/10-bacaan-doa-agar-dijauhkan-dari-masalah-lengkap-dengan-artinya

https://www.liputan6.com/islami/read/4954246/bacaan-doa-yang-bisa-bantu-ringankan-beban-hidup

https://www.kompas.tv/article/233939/doa-yang-diajarkan-rasululllah-ketika-menghadapi-masalah-berat

Janji Allah SWT Dibalik Cobaan dan Ujian 

Dalam ketetapan Allah SWT, di hidup ini bencana dan kesulitan akan menimpa orang – orang yang beriman dan yang tidak beriman dengan berbagai bentuknya. Bagi orang yang beriman, kesulitan atau bencana itu adalah contoh ujian atau peringatan, bisa saja ujian itu menjanjikan pahala yang besar atau dihapuskan segala dosa. 

 

Dan dalam Al-Qur’an serta hadits pun telah ditetapkan bahwa ujian atau cobaan yang dihadapi seorang hamba, tidak akan melebihi kemampuannya. Jadi dapat dipastikan Allah SWT yang Maha Besar memberikan ujian sesuai batas kemampuan Hamba-Nya. 

 

Selain itu, adapun janji – janji Allah terhadap Hamba-Nya yang sedang tertimpa ujian atau cobaan. Berikut janji Allah SWT dibalik cobaan dan ujian yang tertuang dalam Hadits : 

 

Dihapuskan Segala Dosa 

Dari Abu Hurairah berkata, “Rasulullah SAW. bersabda, “Ujian senantiasa menimpa orang mukmin pada diri, anak, dan hartanya hingga dia bertemu Allah dengan tidak membawa satu kesalahan pun atasnya.” (At Tirmidzi). Alm. Syekh Ali Jaber menyarankan agar selalu yakin bahwa segala sesuatu yang buruk tidaklah datang dari Allah SWT, melainkan dari dosa yang pernah dibuat. 

 

Membersihkan Dosa 

Dari Anas berkata, “Rasulullah  bersabda: “Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada hamba-Nya, maka Allah menyegerakan hukumannya di dunia, dan apabila Allah menghendaki keburukan kepada hamba-Nya maka Allah menahan dosanya sehingga dia terima kelak di hari kiamat.” (At Tirmidzi). Jadi, apabila kita diberikan ujian atau cobaan serta kita sabar menghadapinya, InsyaAllah akan membersihkan dosa. 

 

Tanda Cinta Allah SWT kepada Hamba-Nya 

Abu Hurairah berkata, Rasulullah SAW. bersabda, “Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan, maka Dia akan mengujinya.” (HR. Bukhari). Jadi, ujian atau cobaan apapun yang kita hadapi, itu adalah tanda bahwa Allah sayang dan cinta dengan hamba-Nya, ingin mendengar terus doa – doa indah atau permohonan dari Hamba-Nya. 

 

Dengan mengingat janji – janji tersebut, InsyaAllah kita akan lebih merasakan ketenangan dari setiap apapun yang kita hadapi serta kita akan lebih bertawakal kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT senantiasa menguatkan hati hamba-hambaNya

Baca juga blog lainnya 

Referensi:

https://portaljember.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-163351064/inilah-hikmah-orang-diberi-ujian-atau-cobaan-syekh-ali-jaber-tidak-ada-yang-buruk-datang-dari-allah?page=2

 

https://telisik.id/news/ini-janji-allah-swt-di-balik-ujian-dan-cobaan

 

https://www.suara.com/news/2021/11/05/194957/pentingnya-memahami-apa-hikmah-dibalik-musibah-yang-diberikan-allah-swt?page=2

 

https://www.republika.co.id/berita/r5l7jl320/janji-allah-swt-yang-disebutkan-rasulullah-saw-di-balik-ujian-atau-cobaan

 

https://www.republika.co.id/berita/r5l7jl320/janji-allah-swt-yang-disebutkan-rasulullah-saw-di-balik-ujian-atau-cobaan

Musim Gugur Favorit Para Traveller?

musim gugur

Sahabat Muslim, pernah terbayang gimana cantiknya musim gugur? Musim gugur atau yang dikenal sebagai “Autumn Season”, mengalami proses tumbuhan dan dedaunan yang rontok serta layu. Warna dedaunan yang berubah dan udara dingin, membuat musim ini menjadi cantik dan nyaman. Apakah benar musim gugur menjadi favorit para traveller?

Suhu di saat musim gugur memang lebih dingin, karena sinar matahari tidak berlangsung lama dan cuaca cenderung gelap. Musim gugur biasanya terjadi mulai bulan September, dan berakhir di pertengahan Desember. Lalu, negara mana saja ya yang mengalami musim gugur? Nah, beberapa diantaranya yaitu Kanada, Perancis (Paris), Jepang (Kyoto), Colorado (Amerika Serikat) dan Selandia Baru. 

Wah seru banget yaaa. Kalau kita mengunjungi negara – negara tersebut pada saat musim gugur, pemandangannya indah banget, banyak tempat yang bagus untuk dijadikan spot foto. Tapi, jangan sampai lupa nih, kalau sedang berlibur, ibadahnya jangan sampai abai ya! Supaya tidak terlewati saat berlibur, Sahabat Muslim tentunya bisa menggunakan fitur “Waktu Shalat” di Aplikasi ArahMuslim. Jadi, liburan dan beribadah sama – sama bisa nyaman.

“Terus gimana dong kalau udah diingetin waktu shalat, tapi belum tahu arah kiblatnya?”

Tenang aja, di aplikasi ArahMuslim ada fitur “Arah Kiblat” yang menampilkan kompas digital untuk menunjukkan sudut arah kiblat di mana pun Sahabat Muslim berada, jangan khawatir ya!

Jadi, kemana pun Sahabat Muslim pergi, harus tetap menjaga ibadah ya, agar Allah SWT selalu melindungi kita dimanapun kita berada. Aamiin YRA.

Liburan aman, Ibadah jadi nyaman! 😀 

Jangan lupa baca artikel lainnya Potret Perayaan Hari Raya Idul Adha di Negara.

Sumber
Musim Gugur

https://id.wikipedia.org/wiki/Musim_gugur#:~:text=Musim%20gugur%20adalah%20salah%20satu,musim%20panas%20ke%20musim%20dingin.

Musim Gugur – Pengertian, Waktu, Ciri & Contoh Negara

Musim Gugur : Pengertian – Karakteristik – Waktu Terjadinya

Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Safar

Sahabat Muslim, udah tau belum nih kalau di Bulan Safar atau September ini kita bisa melaksanakan Puasa Sunnah Ayyamul Bidh? Puasa ini adalah salah satu puasa sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. setiap pertengahan bulan selama tiga hari. 

Pada bulan September 2021 ini, Sahabat Muslim dapat melakukannya di tanggal 13  – 15 Safar 1443 H atau pada tanggal 20 September – 22 September 2021. 

Sebelum melaksanakannya, sudah tahukah informasi tentang Puasa Ayyamul Bidh? Berikut paparannya. 

Disebut dengan “Puasa Hari – hari Putih”

Bisa juga disebut dengan “Puasa hari – hari putih” karena bertepatan dengan kondisi bulan yang terang, sehingga malam terlihat seperti warna putih. Oleh karena itu, Rasulullah SAW. menganjurkan untuk berpuasa pada tiga hari (13, 14, dan 15 setiap bulan Qomariyah di Tahun Hijriyah). 

Puasa Sepanjang Tahun

Dalam Kitab HR Bukhari Nomor 1979, puasa selama tiga hari setiap bulan seperti puasa sepanjang tahun. Satu hari kita melaksanakan puasa sunnah, kita akan mendapatkan kebaikan 10 kali lipat, berpuasa tiga hari dalam satu bulan, mendapatkan 30 hari kebaikan. Ketika itu dirutinkan menjadi puasa selama tiga hari setiap bulannya, insyaAllah kita akan mendapatkan kebaikan sepanjang tahun. 

Berkaitan dengan Kisah Nabi Adam AS

Riwayat Ibnu Abbas mengatakan bahwa ketika Nabi Adam AS diturunkan ke muka bumi, seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari hingga menjadi hitam. Kemudian Allah SWT memberikan wahyu kepada Nabi Adam AS untuk berpuasa selama tiga hari. Saat menjalankan puasa hari pertama, sepertiga tubuh Nabi Adam menjadi putih, sampai hari ke tiga, seluruh tubuh Nabi Adam menjadi putih.  

Tiket Surga Ar Rayan

Ahli puasa akan mendapat pintu khusus untuk masuk surga. Dikutip dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim, orang-orang yang suka berpuasa, akan masuk ke dalam satu pintu surga bernama Ar Rayyan. 

Niat Puasa

Berikut adalah niat puasa yang dapat dibacakan pada malam hari: 

“وَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu Shauma Ayyami Bidh Sunnatan Lillahi Ta’ala 

“Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.”

Namun, apabila dibacakan pada keesokan hari atau setelah terbit fajar, maka bacaannya adalah: 

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَ

Nawaitu Shauma Ayyami Bidh Sunnatan Lillahi Ta’ala

“Saya berniat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta’ala”

Wallahu’alam. 

Di Bulan Safar ini, ternyata kita bisa melakukan puasa sunnah yang memiliki keutamaan hingga menjadi salah satu kesempatan kita untuk mendapatkan tiket surga. 

Baca juga juga makna puasa senin dan kamis yang harus kalian tahu.

Referensi: 

https://www.suara.com/news/2021/09/19/181242/jadwal-puasa-ayyamul-bidh-september-2021-dan-hadits-yang-meriwayatkannya

https://www.inews.id/lifestyle/muslim/niat-puasa-ayyamul-bidh-september-2021/3

https://priangantimurnews.pikiran-rakyat.com/muslim/pr-1222634570/jadwal-dan-niat-puasa-ayyamul-bidh-dilaksanakan-hari-ini-senin-20-september-2021?page=4

Bentuk Kebaikan Ketika Mendengar Adzan

Adzan merupakan panggilan ibadah bagi Umat Muslim untuk menjalankan sholat. Dalam sehari, kita akan mendengarkan adzan sebanyak 5 kali. Tapi, tahukah kamu ketika kita mendengarkan adzan bahkan menjawab dengan do’a, terdapat kebaikan – kebaikan yang bisa kita dapat. Berikut bentuk kebaikan ketika mendengar adzan

Mendapat Syafaat dari Nabi Muhammad SAW

Seseorang yang mendengar adzan dan memahami maknanya, akan mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW. dan disebut namanya diantara para malaikat di Surga. 

Mengandung Pahala yang Besar

Seandainya orang – orang mengetahui pahala yang terkandung pada adzan dan shaf pertama…….” (HR Bukhari dan Muslim).

Menjawab Adzan Akan Diampuni Dosa 

Barangsiapa yang ketika mendengarkan adzan dia mengucapkan: aku bersaksi bahwasanya tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah SWT dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah SWT. ….maka dosa – dosanya akan diampuni (HR. Ahmad, Muslim, dan lainnya).

Doa Akan Dijabah

Ketika mendengar suara adzan, Umat Muslim dianjurkan untuk banyak berdoa, karena pada waktu ini doa tidak akan ditolak. 

Itu tadi beberapa kebaikan yang kita dapatkan ketika mendengar hingga menjawab adzan. Ternyata, adzan tidak hanya sekedar panggilan untuk menunaikan sholat ya, Sahabat Muslim, didalamnya juga tersimpan banyak makna. 

Sahabat Muslim juga bisa mendengar adzan di mana pun dan kapan pun dengan fitur ‘Waktu Sholat’. Fitur ini menyediakan jadwal dan waktu sholat baik itu di dalam aplikasi maupun lewat notifikasi.

Yuk download aplikasinya sekarang di Play Store atau App Store Kamu! 

Selain mendengar adzan, baca bentuk amalan kebaikan lainnya

Referensi: 

https://mantrasukabumi.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-20793967/menakjubkan-inilah-7-manfaat-mendengarkan-adzan-salah-satunya-mendapatkan-kedudukan-di-surga

https://www.republika.co.id/berita/p70ekx396/keutamaan-azan

https://akurat.co/4-hal-yang-harus-dilakukan-orang-islam-saat-mendengar-azan?page=1

Puasa Tasu’a dan Asyura di Bulan Muharram

puasa tasu’a dan puasa asyura

Pada 10 Agustus 2021, Umat Muslim memperingati Tahun Baru Islam 1443 H, dan Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Islam. Kalau sebelumnya pernah dibahas kenapa kita harus berpuasa di bulan Muharram, sekarang mengenai Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura, simak yuk!

Puasa Tasu’a

Puasa ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Muharram. Dibalik puasa Tasu’a ini, ternyata ada sebuah keinginan Rasulullah SAW. yang belum terlaksana, lantaran ajal menjemput terlebih dahulu. Ternyata, keinginan tersebut adalah Puasa Tasu’a, yakni puasa pada 9 Muharram. Keutamaan dari menjalankan puasa ini adalah salah satunya menebus dosa setahun silam begitu juga dengan Puasa Asyura. Niat dari Puasa Tasu’a sendiri adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tasu’a sunnatal lillaahita’ala 

“Saya niat puasa hari tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala” 

Oleh karena itu, Puasa Tasu’a dianjurkan untuk umat Nabi Muhammad SAW. karena merupakan salah satu keinginan Rasulullah. 

Puasa Asyura 

Puasa ini dilaksanakan pada 10 Muharram dan Asyura sendiri artinya adalah bilangan atau tanggal 10. Hari Asyura merupakan hari puasa umat Nabi Musa. Ibnu Abbas mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad SAW datang ke Madinah dan melihat orang – orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. 

Nabi Muhammad SAW. bersabda: 

“Saya lebih hormat terhadap Musa dari kamu.” Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa.” (HR. Bukhari Muslim)

Rasulullah memuliakan hari Asyura dengan berpuasa. Adapun niat dari Puasa Asyura yakni:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati ‘Asyura lillahi ta’ala

“Saya berniat puasa sunah Asyura karena Allah Lillahi ta’ala” 

Nah itu sekilas informasi mengenai Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura. Keduanya memiliki kemuliaan karena terjadi di bulan Muharram. Bagi yang menjalaninya, mudah – mudahan Allah SWT menerima puasanya dan menjadi pelebur dosa, Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin. 

Buat yang belum sempat menjalaninya, mudah – mudahan Allah SWT selalu memberikan keberkahan kepada kita semua dalam berbuat kebaikan ya, Aamiin. 
 

Baca juga amalan sunnah lainnya yaitu sunnah-sunnah rosul.

Referensi: 

https://jurnalmedan.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-1492362146/5-keutamaan-puasa-tasua-dan-puasa-asyura-di-bulan-muharram?page=4

https://www.tribunnews.com/lifestyle/2021/08/11/bacaan-niat-puasa-tasua-dan-puasa-asyura-dengan-lafal-latin-arti-dilakukan-pada-18-19-agustus-2021?page=4

https://news.detik.com/berita/d-5672805/niat-puasa-tasua-dan-asyura-bulan-muharram-lengkap-jadwal-pelaksanaannya

Bentuk Syafaat Al-Qur’an yang Harus Diketahui

Bentuk syafaat Al-Qur'an

Al-Qur’an memiliki keistimewaan dari Allah SWT yang tidak diberikan pada kitab-kitab sebelumnya, seperti Zabur, Taurat, dan Injil. Keistimewaan dari Al-Qur’an sendiri, yakni dapat memberikan syafaat atau manfaat bagi yang membaca. Karena itu, Nabi Muhammad SAW. menganjurkan umatnya untuk banyak membaca agar mendapat berbagai bentuk syafaat Al-Qur’an.

Untuk mendapat syafa’at dari Al-Qur’an nanti di hari akhir, Sahabat Muslim harus mempunyai hati yang menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman dalam hidupnya. Dengan membaca dan menghafal isi kandungannya, Sahabat Muslim akan mendapatkan beberapa manfaat dari Al-Qur’an. Berikut syafaat dari membaca Al-Qur’an.

Melindungi dari Siksa Kubur

“Jika manusia masuk ke dalam kubur, tiba-tiba keluar semburan api dari arah kepalanya, lalu Al-Qur’an datang untuk menghalanginya. Kemudian api itu keluar dari arah kakinya, lalu datanglah Al-Qur’an untuk menghalanginya. Kemudian keluar dari samping kanannya, lalu datanglah Al-Qur’an untuk menghalanginya. Lalu keluar dari sampai kirinya, maka datanglah Al-Qur’an untuk menghalanginya. ….” (Amru bin Murrah)

Mahkota bagi Orang Tua

“Siapa saja yang membaca Al-Qur’an, mengajarkannya, mengamalkan (kandungan)nya, niscaya di hari Kiamat kedua orangtuanya disematkan mahkota dari cahaya yang bersinar seperti sinar matahari, dan dipakaikan perhiasan yang belum dipakai keduanya di dunia, lalu keduanya berkata: Mengapa kami dipakaikan seperti ini, lalu diseru: Lantaran anak kalian bersahabat dengan Al-Qur’an.” (HR Abu Daud 1453, hasan li ghairihi)

Syafaat bagi 10 Anggota Keluarga

“Siapa saja yang membaca Al-Qur’an, lalu ia menghafalnya dan menjaganya niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga, dan menjadikannya dapat memberikan syafaat kepada 10 orang dari kalangan keluarganya meskipun semua telah ditetapkan masuk ke neraka.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Penentu Derajat di Surga

“Dikatakan pada orang yang menjadi penjaga Al-Qur’an: bacalah dengan tartil sebagaimana engkau dulu sewaktu di dunia membacanya dengan tartil, karena sesungguhnya kedudukanmu (tingginya derajatmu disurga) adalah tergantung pada akhir ayat yang engkau baca”. (shahih, HR Abu Daud: 1464 dan Tirmidzi: 3141).

Dari syafa’at-syafa’at yang diberikan oleh Al-Qur’an, membuktikan kalau Al-Qur’an adalah satu-satunya kitab Allah SWT yang mukjizatnya nyata dan kekal sampai hari kiamat. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Al-Qur’an harus dijadikan sebagai pedoman yang dipegang teguh kandungannya.

Itu dia beberapa bentuk syafaat Al-Qur’an yang akan diberikan ketika hari akhir kepada pembacanya. Untuk itu, dibutuhkan untuk Istiqomah, menyempatkan membaca Al-Qur’an setiap harinya, baik di rumah atau di tempat lainnya. Semoga kita bisa menjadi salah satu yang mendapatkan syafaat dari Al-Quran di hari akhir kelak.

Baca Juga : 5 Amalan Sunnah Rasul yang Mudah Diamalkan Sehari – hari

Sumber:

https://www.islampos.com/4-bentuk-syafaat-alquran-di-akhirat-210516/

https://kemenag.go.id/read/the-power-of-qiraah-syafaat-di-akhirat-zezvj

https://islam.nu.or.id/ilmu-al-quran/penjelasan-tentang-syafaat-al-qur-an-yGdui

5 Negara yang Dapat Dikunjungi Tanpa Tes PCR

Wabah Covid-19

Setelah mengalami Pandemi COVID-19 selama kurang lebih dua tahun, beberapa negara sudah ada yang membuka akses untuk masuk ke dalam negaranya bagi wisatawan asing tidak harus melakukan tes PCR dan karantina, lho! Beberapa negara yang sudah memperbolehkan wisatawan asing masuk tanpa tes PCR dan karantina, tetap mengharuskan wisatawannya melakukan vaksinasi COVID-19 demi keselamatan dan keamanan bersama. Inilah 5 negaranya.

Thailand

Kini pergi ke Thailand tidak perlu lagi mengajukan Thailand Pass, membeli asuransi perjalanan, dan melakukan tes PCR. Namun, apabila ingin ke negara ini harus melakukan vaksinasi dengan dosis lengkap dan booster yang dilakukan sebelum keberangkatan.

Malaysia

Negara tetangga Indonesia ini sudah melakukan kebijakan tidak perlu tes PCR dan karantina bagi wisatawan asing. Namun tetap harus melakukan vaksinasi lengkap 2 dosis dan booster, minimal dilakukan 4 hari sebelum keberangkatan ke negara Malaysia. 

Vietnam

Sejak tanggal 15 Mei 2022, wisatawan asing yang ingin mengunjungi Vietnam, dapat datang dan masuk tanpa melakukan serta menyertakan hasil tes PCR dan antigen dengan negatif yang dilakukan sebelum kedatangan.

Filipina

Negara dengan ibukota bernama Manila ini juga melakukan kebijakan yang sama dan tidak perlu melakukan tes PCR dan karantina apabila sudah vaksinasi lengkap sejak awal April 2022. Namun yang belum memenuhi syarat tetap harus menyertakan hasil tes PCR atau antigen dengan hasil negatif.

Inggris

Pemerintah Inggris sudah mencabut semua syarat perjalanan dan pembatasan yang diberlakukan sejak pandemi COVID-19, termasuk melakukan tes PCR. Wisatawan asing hanya perlu melakukan vaksinasi lengkap dan juga tidak diwajibkan untuk memiliki asuransi perjalanan serta melakukan karantina saat sampai di Inggris.

Beberapa negara tadi dapat dikunjungi tanpa harus melakukan tes PCR. Menarik bukan melakukan libur akhir tahun ke negara-negara tersebut? Apalagi dengan persyaratan yang sudah dipermudah oleh pemerintah negara masing-masing. Walaupun begitu, kita juga tetap harus menjaga kebersihan dan keamanan. 

Kalau Sahabat Muslim ingin travelling, perjalanan akan semakin dipermudah dengan menggunakan Aplikasi ArahMuslim yang akan membantu memudahkan ibadah Sahabat Musli,m. Dengan ArahMuslim, ibadah akan semakin mudah, dimana dan kapanpun Sahabat Muslim berada. 

Yuk baca artikel lainnya disini

Sumber:

https://www.traveloka.com/id-id/explore/tips/pl-negara-tanpa-tes-pcr/158261

Selingkuh dan Dosa-dosa yang Dibawanya

Seseorang yang mempunyai hubungan asmara dengan orang lain selain pasangannya dengan ikatan pernikahan yang sah secara agama dan hukum, merupakan selingkuh. Perbuatan yang masih menimpa banyak rumah tangga ini merupakan perbuatan yang diharamkan oleh syariat Islam. Pelakunya pun pasti terkena dosa-dosa dari berselingkuh.

Selingkuh dalam Islam mempunyai nama al-khianah az zaujiyyah yang mempunyai arti, orang yang berpaling ke orang yang bukan menjadi pasangannya. Dengan kata lain, selingkuh dapat disebut sebagai berkhianat kepada pasangannya dan tidak memegang amanat yang sudah dibuat untuk setia. 

Selain itu, selingkuh juga dapat menyebabkan seseorang melakukan hal-hal yang merugikan bagi dirinya dan orang lain. Ketika dilakukan, selain dosa selingkuh yang didapatkan, ada pun beberapa dosa-dosa lain yang juga dilakukan, berikut penjabaran tentang dosa-dosa selingkuh.

 

Berbohong

Seseorang yang selingkuh pasti akan berbohong kepada pasangan sahnya. Rasulullah SAW. pernah bersabda:

“Wajib bagi kalian untuk berlaku jujur. Karena kejujuran itu membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga. Seseorang yang senantiasa jujur, ia akan ditulis di sisi Allah sebagai Shiddiq (orang yang sangat jujur). Dan jauhilah dusta, karena dusta itu membawa kepada perbuatan fajir (maksiat) dan perbuatan fajir membawa ke neraka. Seseorang yang sering berdusta, akan di tulis di sisi Allah sebagai kadzab (orang yang sangat pendusta).” (Muslim)

Berzina

Suami istri yang sudah menikah tidak boleh saling bersentuhan dengan orang lain yang bukan mahramnya, memandang seseorang yang bukan mahramnya dengan nafsu, bahkan memegang tangan seseorang yang bukan mahram. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, 

“Tidak boleh seorang laki-laki berduaan dengan perempuan kecuali dengan ditemani mahramnya.” 

(HR. Bukhari dan Muslim)

Menelantarkan Keluarganya

Ketika seseorang selingkuh dalam ikatan pernikahan yang sah, secara tidak langsung sudah menelantarkan keluarganya. Rasulullah SAW. bersabda, 

“Cukuplah seseorang itu berdosa bila ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya.” (Abu Dawud)

Selingkuh dalam agama Islam merupakan perbuatan yang sangat dilarang, namun karena banyak orang-orang mudah tergoda dengan nafsu semata dan jauh dari agama, maka kasus perselingkuhan masih terus terjadi di masyarakat dan merugikan banyak pihak, termasuk diri sendiri.

Sama halnya dengan perilaku kecurangan, selingkuh juga dapat menjerumuskan seseorang ke dalam maksiat lainnya dan hanya membawa mudarat yang tidak baik untuk dirinya dan orang lain.

Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan pada keluarga atau rumah tangga Sahabat Muslim, Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin. 

Ayo baca artikel selanjutnya tentang wisata religi

Sumber:

https://www.islampos.com/hukum-selingkuh-dalam-islam-237431/

https://www.laduni.id/post/read/74258/astagfirullah-jangan-coba-coba-selingkuh-azab-allah-swt-sangat-pedih

https://www.popmama.com/life/relationship/rendy-muthaqin/hadis-dan-ayat-alquran-tentang-larangan-berselingkuh/3