Doa merupakan salah satu bentuk ibadah yang menunjukkan kelemahan seorang hamba di hadapan Allah SWT, sekaligus wujud keyakinan bahwa hanya Dia yang mampu mengubah keadaan. Meski pada dasarnya doa dapat dipanjatkan kapan saja, Islam mengajarkan bahwa terdapat momen-momen tertentu yang memiliki keutamaan khusus, di mana doa lebih besar peluangnya untuk dikabulkan.
Sayangnya, tidak semua Muslim menyadari dan memanfaatkan waktu-waktu istimewa ini secara maksimal. Padahal, Rasulullah SAW telah memberikan petunjuk yang jelas mengenai kapan saja waktu mustajab tersebut. Lalu, apa saja waktu mustajab untuk berdoa menurut Al-Qur’an dan hadis? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Ringkasan
|
Mengapa Ada Waktu-Waktu Mustajab untuk Berdoa?
Allah SWT Maha Mendengar setiap doa hamba-Nya kapan pun dipanjatkan. Namun, pada waktu-waktu tertentu, seorang hamba berada dalam kondisi spiritual yang lebih dekat dengan Allah SWT, baik karena kekhusyukan, ketundukan, maupun keberkahan waktu itu sendiri, sehingga doa yang dipanjatkan pada momen tersebut lebih berpeluang untuk dikabulkan.
Mengetahui waktu-waktu mustajab ini menjadi kesempatan besar bagi setiap Muslim untuk memperbanyak munajat dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Dengan memahaminya, Sahabat Muslim dapat lebih maksimal dalam berdoa, baik untuk kepentingan dunia maupun akhirat.
Apa Saja Waktu Mustajab untuk Berdoa Menurut Islam?

Berikut beberapa waktu mustajab untuk berdoa yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis sahih:
- Sepertiga Malam Terakhir
Sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu mustajab yang paling utama. Pada saat ini, suasana yang sunyi membuat hati lebih khusyuk, dan Allah SWT turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon di waktu tersebut.
- Antara Azan dan Iqamah
Rasulullah SAW bersabda bahwa doa yang dipanjatkan antara azan dan iqamah tidak akan ditolak. Waktu yang singkat ini menjadi kesempatan berharga untuk memanjatkan doa sebelum salat dimulai, saat hati berada dalam keadaan fokus dan tenang.
- Saat Sujud dalam Shalat
Sujud merupakan posisi yang paling dekat antara seorang hamba dengan Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim. Momen ini menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa, karena kondisi merendahkan diri secara fisik turut menumbuhkan kekhusyukan hati.
- Setelah Menunaikan Shalat Wajib
Setelah menunaikan shalat wajib, seorang Muslim berada dalam kondisi spiritual yang bersih dan dekat dengan Allah SWT. Memanfaatkan waktu ini untuk berzikir dan berdoa, misalnya dengan berzikir secara rutin, dapat menjadi kebiasaan yang membawa banyak keberkahan.
- Saat Berpuasa hingga Waktu Berbuka
Rasulullah SAW bersabda bahwa doa orang yang berpuasa tidak akan tertolak hingga ia berbuka. Momen menjelang berbuka menjadi waktu yang penuh keberkahan untuk memanjatkan doa, baik saat menjalani puasa wajib di bulan Ramadhan maupun puasa sunnah seperti Senin Kamis.
- Hari Jumat
Hari Jumat merupakan hari terbaik dalam sepekan bagi umat Islam. Terdapat satu waktu khusus pada hari ini, yang sebagian ulama meyakini berada di antara waktu Asar hingga menjelang Maghrib, di mana doa seorang Muslim lebih berpeluang untuk dikabulkan Allah SWT.
Bagaimana Adab Berdoa agar Lebih Mustajab?
Selain memperhatikan waktu, adab dalam berdoa juga turut memengaruhi peluang terkabulnya sebuah doa. Beberapa adab yang dianjurkan antara lain mengangkat kedua tangan, memulai doa dengan memuji Allah SWT dan bershalawat kepada Rasulullah SAW, menyampaikan harapan dengan penuh keyakinan, serta menutupnya dengan ucapan hamdalah.
Selain itu, penting juga untuk memastikan bahwa apa yang dikonsumsi dan diusahakan berasal dari cara yang halal, karena hal ini turut mempengaruhi terkabulnya doa. Menjaga kejujuran dalam setiap urusan, sebagaimana salah satu sifat wajib Rasulullah SAW, juga menjadi bagian penting dari adab seorang hamba dalam berdoa kepada Allah SWT.
Kesimpulan
Waktu-waktu mustajab untuk berdoa, seperti sepertiga malam terakhir, antara azan dan iqamah, saat sujud, setelah salat wajib, saat berpuasa hingga berbuka, dan hari Jumat, menjadi kesempatan berharga bagi setiap Muslim untuk memperbanyak munajat kepada Allah SWT. Memahami dan memanfaatkan waktu-waktu ini dapat menjadi salah satu ikhtiar agar doa lebih berpeluang dikabulkan.
Selain memperhatikan waktu, adab dan kesungguhan hati dalam berdoa juga tidak kalah penting untuk diperhatikan. Yuk, terus tambah wawasan seputar ibadah dan doa sehari-hari bersama ArahMuslim.
Referensi:
https://muhammadiyah.or.id/2024/10/waktu-waktu-yang-mustajab-untuk-berdoa-kepada-allah/
https://muslim.or.id/3853-waktu-waktu-terkabulnya-doa.html







No comment yet, add your voice below!