Khitan atau sunat merupakan salah satu praktik yang lekat dengan kehidupan umat Islam. Selain memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam dan termasuk bagian dari fitrah, khitan juga memiliki sejumlah manfaat dari sisi kesehatan. Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat kulup atau kulit yang menutupi kepala penis.
Dalam Islam, menjaga kebersihan dan kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar Sahabat Muslim. Oleh karena itu, khitan dapat dipandang bukan hanya sebagai bentuk menjalankan ajaran agama, tetapi juga sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan tubuh. Lalu, apa saja manfaat medis khitan bagi pria? Simak selengkapnya di bawah ini.
Ringkasan
|
1. Membantu Menjaga Kebersihan Area Penis
Islam sangat memperhatikan kebersihan dan kesucian diri. Salah satu manfaat khitan dari sisi medis adalah membantu menjaga kebersihan area penis karena tidak lagi terdapat kulup yang menutupi kepala penis.
Kondisi tersebut membuat area penis lebih mudah dibersihkan dan dapat membantu mengurangi penumpukan kotoran di bawah kulup. Meski sudah dikhitan, Sahabat Muslim tetap perlu menjaga kebersihan tubuh sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kesucian diri.
2. Mengurangi Risiko Infeksi Saluran Kemih
Khitan juga dikaitkan dengan penurunan risiko infeksi saluran kemih (ISK), terutama pada bayi dan anak laki-laki. Berkurangnya kulup dapat mengurangi tempat bagi bakteri untuk berkembang di sekitar area genital.
Menjaga kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar yang perlu dilakukan Sahabat Muslim. Oleh karena itu, selain menjalankan ajaran agama, memperhatikan kebersihan dan kesehatan tubuh juga penting untuk menunjang kehidupan yang sehat.
3. Menurunkan Risiko Infeksi Menular Seksual Tertentu
Sejumlah bukti medis menunjukkan bahwa khitan dapat dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa infeksi menular seksual (IMS) tertentu, termasuk HPV dan herpes genital dalam kondisi tertentu.
Namun, manfaat tersebut bukan berarti khitan memberikan perlindungan penuh terhadap IMS. Sahabat Muslim tetap perlu menjaga perilaku sesuai tuntunan agama dan memperhatikan kesehatan reproduksi. Khitan juga tidak dapat menggantikan langkah pencegahan medis yang diperlukan.
4. Mengurangi Risiko Masalah pada Kulup
Khitan dapat mengurangi risiko beberapa masalah yang berkaitan dengan kulup, salah satunya fimosis. Fimosis merupakan kondisi ketika kulup sulit atau tidak dapat ditarik dari kepala penis.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan membuat kebersihan area penis menjadi lebih sulit. Dengan menghilangkan kulup, risiko masalah yang berkaitan dengan bagian tersebut dapat berkurang.
5. Membantu Menurunkan Risiko HIV
Pada pria heteroseksual, bukti medis menunjukkan bahwa khitan dapat membantu menurunkan risiko tertular HIV melalui hubungan seksual vaginal. Hal ini menjadi salah satu manfaat kesehatan yang telah dipelajari dalam berbagai penelitian.
Meski demikian, khitan bukan perlindungan penuh terhadap HIV dan bukan pengganti praktik seksual yang aman. Oleh karena itu, pencegahan HIV tetap membutuhkan langkah-langkah kesehatan lainnya sesuai dengan kondisi masing-masing.
Kesimpulan
Khitan memiliki nilai penting dalam kehidupan seorang Muslim karena termasuk bagian dari fitrah dan berkaitan dengan kebersihan diri. Dari sisi medis, khitan juga memiliki sejumlah manfaat, mulai dari membantu menjaga kebersihan area penis hingga membantu menurunkan risiko HIV pada pria heteroseksual.
Jika ingin mendapatkan lebih banyak informasi seputar kesehatan, Islam, dan gaya hidup Muslim, yuk temukan berbagai konten edukatif lainnya melalui ArahMuslim. Download ArahMuslim dan jadikan teman dalam menjalani kehidupan yang lebih sehat dan Islami.
Referensi:
https://baznas.go.id/artikel-show/Hikmah-Khitan-dalam-Islam/1943
https://www.alodokter.com/metode-dan-manfaat-sunat







No comment yet, add your voice below!