Adzan merupakan panggilan ibadah bagi Umat Muslim untuk menjalankan sholat. Dalam sehari, kita akan mendengarkan adzan sebanyak 5 kali. Tapi, tahukah kamu ketika kita mendengarkan adzan bahkan menjawab dengan do’a, terdapat kebaikan – kebaikan yang bisa kita dapat. Ini dia kebaikan ketika mendengar adzan.
Mendapat Syafaat dari Nabi Muhammad SAW
Seseorang yang mendengar adzan dan memahami maknanya serta bershalawat, akan mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW dan disebut namanya diantara para malaikat di Surga.
Mengandung Pahala yang Besar
“Seandainya orang – orang mengetahui pahala yang terkandung pada adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mungkin mendapatkannya kecuali dengan cara mengadakan undian atasnya, niscaya mereka akan melakukan undian.” (HR Bukhari dan Muslim).
Menjawab Adzan Akan Diampuni Dosa
“Barangsiapa yang ketika mendengarkan adzan dia mengucapkan: aku bersaksi bahwasanya tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah SWT dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah SWT. Siapa yang mengucapkan itu, maka dosa – dosanya akan diampuni (HR. Ahmad, Muslim, dan lainnya).
Doa Akan Dijabah
Ketika mendengar suara adzan, Umat Muslim dianjurkan untuk banyak berdoa, karena pada waktu ini doa tidak akan ditolak.
Itu tadi beberapa kebaikan yang kita dapatkan ketika mendengar hingga menjawab adzan. . Ternyata, adzan tidak hanya sekedar panggilan untuk menunaikan sholat ya, Sahabat Muslim, didalamnya juga tersimpan banyak makna.
Sahabat Muslim juga bisa mendengar adzan di mana pun dan kapan pun dengan fitur ‘Waktu Sholat’. Fitur ini menyediakan jadwal dan waktu sholat baik itu di dalam aplikasi maupun lewat notifikasi.
Iman manusia pada umumnya bersifat dinamis. Ada kalanya naik dan ada kalanya turun. Apabila Sahabat Muslim merasa iman melemah dan turun, manusia menjadi lebih mudah tergoda untuk melakukan hal – hal yang bisa mengarah kepada dosa. Selain itu, ibadah pun merasa malas bahkan sulit dilakukan. Nabi Muhammad SAW. bersabda: ‘Al iman yazid wa yanqush’ yang artinya ‘Iman itu bisa naik dan bisa juga turun’.
Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk menguatkan kembali iman yang dirasa turun atau lemah, mulai dari memperbaiki shalat, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta banyak berdzikir. Sebagai seorang muslim, tentunya kita memiliki harapan dong ya supaya iman bisa stabil dalam setiap situasi dan kondisi.
Jika itu terjadi, Sahabat Muslim bisa membaca doa ini apabila merasa imannya melemah atau turun. Doa ini tertuang dalam Hadis Riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah:
‘Amantu billahi wa rusulihi huwal awwalu wal akhiru wadz dzahiru wal bathinu wa huwa bi kulli syai-in ‘alim’
Artinya: ‘Saya beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dia yang awal dan yang akhir, yang zahir dan yang batin. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu’.
Atau juga bisa dengan membaca Doa ini:
‘Allahumma a’inna ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika’
Artinya: ‘Ya Allah, tolonglah kami untuk berzikir kepada-Mu dan bersyukur kepada-Mu, dan beribadah sebaik – baiknya kepada-Mu’
Selain membaca Doa diatas, Sahabat Muslim bisa melakukan muhasabah diri dengan hal – hal berikut:
1. Menyadari bahwa ibadah yang kita lakukan adalah bagian dari wujud syukur kepada Allah SWT.
2. Menyadari bahwa semua bentuk ibadah merupakan kebutuhan manusia, bukan wujud Allah membutuhkan kita.
3. Menyadari bahwa beribadah dengan baik dan istiqamah itu memberikan manfaat untuk diri sendiri, seperti menjadi tenang, damai, dan tentram
Pada 10 Agustus 2021, Umat Muslim memperingati Tahun Baru Islam 1443 H, dan Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Islam. Kalau sebelumnya pernah dibahas kenapa kita harus berpuasa di bulan Muharram, sekarang mengenai Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura, simak yuk!
1. Puasa Tasu’a
Puasa ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Muharram. Dibalik puasa Tasu’a ini, ternyata ada sebuah keinginan Rasulullah SAW. yang belum terlaksana, lantaran ajal menjemput terlebih dahulu. Ternyata, keinginan tersebut adalah Puasa Tasu’a, yakni puasa pada 9 Muharram. Keutamaan dari menjalankan puasa ini adalah salah satunya menebus dosa setahun silam begitu juga dengan Puasa Asyura. Niat dari Puasa Tasu’a sendiri adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tasu’a sunnatal lillaahita’ala
“Saya niat puasa hari tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala”
Oleh karena itu, Puasa Tasu’a dianjurkan untuk umat Nabi Muhammad SAW. karena merupakan salah satu keinginan Rasulullah.
2. Puasa Asyura
Puasa ini dilaksanakan pada 10 Muharram dan Asyura sendiri artinya adalah bilangan atau tanggal 10. Hari Asyura merupakan hari puasa umat Nabi Musa. Ibnu Abbas mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad SAW datang ke Madinah dan melihat orang – orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura.
Nabi Muhammad SAW. bersabda:
“Saya lebih hormat terhadap Musa dari kamu.” Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa.” (HR. Bukhari Muslim)
Rasulullah memuliakan hari Asyura dengan berpuasa. Adapun niat dari Puasa Asyura yakni:
“Saya berniat puasa sunah Asyura karena Allah Lillahi ta’ala”
Nah itu sekilas informasi mengenai Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura. Keduanya memiliki kemuliaan karena terjadi di bulan Muharram. Bagi yang menjalaninya, mudah – mudahan Allah SWT menerima puasanya dan menjadi pelebur dosa, Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.
Buat yang belum sempat menjalaninya, mudah – mudahan Allah SWT selalu memberikan keberkahan kepada kita semua dalam berbuat kebaikan ya, Aamiin.
Kemarin, Warga Negara Indonesia di seluruh belahan dunia, memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke – 76. Setelah lamanya berjuang untuk Indonesia, akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945, warga Indonesia dari Sabang sampai Marauke terbebas dari penindasan dan ketidakadilan.
Tapi ternyata.. ada yang menarik nih dibalik peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 jika dilihat dari kacamata Islam. Simak informasinya di bawah ini yuk!
Makna Dibaliknya Angka 17
Soekarno pernah menuturkan, proklamasi pada 17 Agustus 1945 diyakini angka 17 merupakan angka keramat. Soekarno menjelaskan, Al-Qur’an diturunkan pada 17 Ramadhan. Sholat seharinya 17 rakaat dan dipilihnya hari Jumat yang dalam Islam sendiri, merupakan hari yang terbilang mulia.
Proklamasi Kemerdekaan Terjadi di Bulan Ramadhan
Kemudian Mansur Suryanegara dalam bukunya yang berjudul Api Sejarah, menyebutkan bahwa peristiwa sejarah proklamasi yang terjadi pada 9 Ramadhan 1364 dihari Jumat Legi merupakan anugerah yang tak hingga dari Allah Yang Maha Kuasa. Wah, ternyata Proklamasi Kemerdekaan itu terjadi pada bulan Ramadhan, bulan yang kita ketahui memiliki sangat banyak keistimewaan.
Pengaruh Organisasi Islam terhadap Edukasi
Kemudian, ada lagi nih salah satu nilai makna kemerdekaan yang ada hubungannya dengan organisasi Islam (Sarekat Islam) yaitu nilai edukasi. Pada zaman perjuangan kemerdekaan, terdapat organisasi – organisasi terpelajar seperti Budi Utomo, Indische Partij, dan Sarekat Islam. Hal ini menjadi tanda dimulainya pergerakan nasional dengan jelas, yaitu Kemerdekaan Indonesia.
Pada akhirnya, kemerdekaan yang telah diraih dengan pengorbanan dari bangsa terdahulu wajib kita jaga dengan memaksimalkan seluruh potensi sumber daya (manusia dan alam), serta nilai – nilai juang bangsa Indonesia.
Semoga semangat kemerdekaan terdahulu dan kebersamaan sebagai bangsa yang besar kedepannya dapat mewujudkan Negara dan Bangsa yang haldatun tahhibatun warrabun ghafuur dengan Ridho Allah SWT.. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.
Sebagai bulan pertama di Kalender Hijriyah, Bulan Muharram ini memiliki beberapa keistimewaannya, apalagi kalau berpuasa. Puasa yang dikenal adalah Puasa Muharram atau dikenal juga dengan nama Puasa Assyura. Bulan Muharram itu sendiri ternyata memiliki keistimewaan lho! Pada bulan ini, masyarakat dilarang melakukan hal – hal yang tidak baik dan menyakiti orang lain.
Ada beberapa keistimewaan lain dari Bulan Muharram yang harus Sahabat Muslim ketahui nih, diantaranya,
1. Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan Kaumnya (Bani Israil) dari kejaran tentara Fir’aun dan menenggelamkan mereka di laut merah.
2. Rasulullah menetapkan tanggal 10 Muharram untuk melaksanakan Puasa Muharram sebagai rasa syukur kepada Allah sekaligus menghapuskan tradisi masyarakat Jahiliyah.
3. Dalam Hadis Riwayat Imam Muslim, Rasulullah mengatakan bahwa Muharram termasuk pada bulan yang mulia.
Lalu, apa saja keistimewaan Puasa di bulan Muharram?
Penghapus Dosa 30 Hari
Dilansir dari NU Online, Imam Ibnu Hajar dalam hadis yang diriwayatkan oleh Hafsah, Nabi bersabda,
“Puasa di hari terakhir bulan Dzulhijjah (penghapus doa selama 50 tahun) dan hari pertama bulan Muharram (penghapus dosa 30 hari)”
MasyaAllah siapa yang mau dihapus dosanya selama 30 hari? Yuk berpuasa! Puasa dibulan Muharram dapat dilakukan satu hari, dua hari, atau sepanjang Muharram apabila tidak memberatkan.
Pahala yang Berlimpah
Dari hadis Ibnu Abbas dalam Kitab Tanbihul Ghafilin, Rasulullah SAW. bersabda, ‘Barangsiapa puasa pada hari Asyura, pasti Allah memberi 10 ribu pahala malaikat, 10 ribu pahala orang ibadah haji dan umrah, 1.000 para syuhada’.
Apabila Sahabat Muslim berpuasa, InsyaAllah akan mendapat pahala sama dengan bepergian haji dan umrah.
3. Pembeda Antara Umat Islam dengan Kaum Yahudi dan Kaum Nasrani
Kenapa beda? Karena dahulu sebelum Islam masuk, Umat Yahudi dan Nasrani juga memperingati 10 Muharram dengan berpuasa. Dapat dikatakan ini adalah Puasa Tasua (9 Muharram dan 11 Muharram). Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dengan status marfu, Rasulullah SAW. bersabda,
“Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum atau sesudahnya” (HR Ahmad).
MasyaAllah, ternyata puasa di bulan ini memang istimewa ya. Tidak hanya di bulan – bulan tertentu, berpuasa memang memiliki keistimewaan tersendiri baik dari sisi spiritual maupun sisi medisnya. Dan di bulan Muharram ini juga bisa menjadi pengingat untuk kita semua agar selalu memperbaiki diri, melakukan introspeksi, serta melakukan amal kebaikan.
Mudah – mudahan Sahabat Muslim senantiasa diberikan kesehatan, supaya bisa berpuasa dan melakukan amal kebaikan lainnya
Olahraga adalah aktivitas – aktivitas yang mengutamakan gerakan – gerakan jasmani yang dilakukan secara sadar. Apapun kegiatan yang sifatnya menggerakkan anggota tubuh dapat dikatakan olahraga.
Olahraga itu penting lho untuk kesehatan tubuh, tidak hanya secara fisik namun juga bisa membantu menyegarkan jiwa. Pernah dengar ungkapan “Mens Sana In Corpore Sano”? Yang memiliki arti “Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat”?
Lalu, olahraga apa aja nih yang biasanya Nabi Muhammad SAW lakukan?
Nabi besar kita, yaitu Nabi Muhammad SAW. juga suka berolahraga lho. Bahkan dalam hal menjaga kesehatan, Islam memerintahkan kita untuk mengikuti berbagai olahraga yang dianjurkan Rasulullah SAW. Ada beberapa jenis olahraga yang dianjurkan Rasulullah SAW. diantaranya, berkuda, memanah, lari, jalan cepat, berenang, dan gulat.
Sahabat Muslim, sebelumnya tau nggak kalau ada jenis lari yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. sangat praktis dan mudah untuk dilakukan? Sahabat Muslim bisa melakukannya di mana aja, bahkan ketika sedang tidak ada niat untuk berolahraga. Terus, apa aja ya manfaat yang kita dapatkan dari lari?
1. Membakar banyak lemak.
2. Otot – otot jantung terlatih.
3. Meredakan stress yang dialami.
4. Menurunkan berat badan.
5. Meningkatkan kinerja otak dan daya tahan tubuh.
6. Melatih koordinasi tubuh yang baik.
7. Tidur menjadi lebih berkualitas.
8. Mengurangi risiko kematian akibat stroke.
MasyaAllah, banyak banget ya manfaat yang Sahabat Muslim dapatkan ketika menjalankan lari ini! Manfaat – manfaat tersebut tidak hanya terasa di fisik, namun juga psikis kita, bahwa lari dapat meredakan stress.
Sambil berolahraga, Sahabat Muslim bisa lho menggunakan Aplikasi Arah Muslim dengan berbagai fitur di dalamnya! Selain mendapatkan kesehatan jasmani, Sahabat Muslim juga dapat ketenangan spiritualnya. Sahabat Muslim bisa menggunakan fitur Tasbih Digital dan kemudian bisa berdzikir sambil berlari.
Dengan menggunakan fitur Tasbih Digital, Dzikir bisa lebih terpantau apabila Sahabat Muslim tidak ingat saat berlari. Tidak hanya olahraga lari, fitur ini juga bisa digunakan kapan saja dan di mana saja sesuai dengan kebutuhan kita.
Yuk lengkapi amalan ibadah dengan menggunakan Aplikasi Arah Muslim!
Sahabat Muslim, kita sudah tidak asing lagi ya mendengar Puasa Sunnah Senin – Kamis. Banyak orang menjalani puasa sunnah ini secara rutin. Seperti yang kita ketahui, puasa ini dilakukan setiap hari Senin dan Kamis dalam setiap Minggu. Namun, tahukah kamu apa saja manfaat yang bisa kita rasakan ketika kita menjalani puasa sunnah ini? Mari kita simak informasinya di bawah ini, yuk!
Puasa Sunnah Senin Kamis merupakan salah satu puasa sunnah, yang jika dikerjakan mendapatkan pahala dan kebaikan lainnya. Rasulullah SAW juga kerap berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Ketika Rasulullah SAW ditanya mengenai anjuran Puasa Sunnah Senin Kamis, beliau menjawab “Itu adalah hari di mana aku dilahirkan, hari di mana aku diutus atau diturunkannya wahyu kepadaku.” (HR. Muslim)
Mengapa harus Senin – Kamis? Bukan Hari lain?
Puasa Sunnah Senin Kamis ini memang memiliki keutamaan, apabila puasa ini dikerjakan, akan menghapus kesalahan dan meninggikan derajat. Selain dari amalan puasa sunnahnya, hari Senin dan Kamis sendiri merupakan hari di mana amalan diangkat di hadapan Allah SWT, sehingga alangkah baiknya apabila kita berpuasa.
Selain itu, dalam salah satu hadits yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim, orang – orang yang berpuasa memiliki keistimewaan di mana di akhirat nanti ada pintu menuju surga Bernama Ar-Rayyan yang hanya bisa dimasuki oleh orang – orang yang rajin menjalankan puasa.
“Saya niat puasa Hari Kamis, sunnah karena Allah Ta’ala”. Niat ini dibacakan ketika berpuasa pada hari kamis.
Tata caranya sama seperti puasa pada umumnya, membaca niat, melaksanakan sahur, dan menahan diri dari yang membatalkan puasa. Pada Puasa Sunnah Senin Kamis ini, orang sering kali tidak makan sahur, tetapi demi menjaga badan tetap fit selama berpuasa, diusahakan makan sahur ya! Demi kesehatan kita juga, supaya lebih kuat dan ada stamina dalam menjalankan puasanya.
Hari Raya Idul Adha merupakan Hari Raya Umat Muslim yang identik dengan penyembelihan hewan dan diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Perayaan Idul Adha ini untuk memperingati kepatuhan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT dengan rela mengorbankan segalanya. Maknanya adalah segala sesuatu yang ada di bumi ini adalah milik Allah SWT, sekalipun seorang anak.
Idul Adha ini mengajarkan kita untuk mengikhlaskan sesuatu, entah itu barang, uang, seseorang apapun itu. Pada Hari Raya Idul Adha, tentunya dimulai dengan pelaksanaan sholat Idul Adha. Hikmah dari pelaksanaan sholat Idul Adha bahwasanya hakikat semua manusia adalah sama, yang membedakannya adalah ketaqwaan setiap manusia yang ada di bumi ini.
Setelah melaksanakan sholat Idul Adha, Umat Muslim melaksanakan penyembelihan hewan qurban. Tetapi ternyata, di setiap daerah bahkan di negara – negara di dunia ini memiliki perbedaan lho, ada yang langsung menyembelih, ada yang menyembelihnya di waktu yang berbeda. Bagaimana perayaan Idul Adha di negara – negara lain di dunia ini ya? Yuk kita simak informasi berikut ini!
Turki
Sumber gambar: Kompas.com
Seperti di Indonesia, perayaan Idul Adha di Turki dimulai dengan pelaksanaan sholat hari raya, setelah itu mengunjungi makam keluarga, mendatangi tetangga, dan dilanjut dengan penyembelihan hewan qurban. Bagian yang menarik dan seru dari perayaan Idul Adha di Turki ini yaitu sebelum dilakukan penyembelihan, hewan – hewan qurban ini dirias, dibersihkan, dan dicat dengan heena. Ada juga yang dihias dengan menggunakan pita warna warni.
Kazakhstan
Sumber gambar: Liputan6.com
Di Kazakhstan, Idul Adha terkenal dengan nama Kurban Ait. Pada hari raya ini, masyarakat Kazakh akan berkumpul dan bertukar hadiah. Kalau di Indonesia terkenal dengan Tradisi Open House, di Kazakhstan juga merayakan Idul Adha dengan tradisi yang sama lho! Mereka menerima kunjungan dan berbagai hidangan Kazakh untuk memperkuat kekerabatan.
Bangladesh
Sumber gambar: Senayanpost.com
Saat perayaan Idul Adha, di Bangladesh lebih spesialnya adalah masyarakatnya beramai – ramai ke Masjid untuk mengaji dan tentunya beribadah juga. Kemudian, mereka akan mudik ke kampung halamannya masing – masing. Bedanya, Idul Adha di Bangladesh dirayakan dalam waktu tiga hari untuk berkumpul dan makan bersama keluarga. Tradisi – tradisi tersebut sudah menjadi tradisi turun temurun Idul Adha di negara ini.
Arab Saudi
Sumber gambar: 99.co
Saat merayakan Idul Adha di Arab Saudi, terdapat makanan yang wajib ada bernama Hamees. Makanan tersebut harus ada lho di masing – masing daerah di Arab Saudi. Hamees adalah makanan yang terdiri daging dan hati sapi yang dimasak dengan bawang, tomat, dan bumbu rempah. Kemudian, mereka saling berkunjung ke rumah keluarga dan memberi hadiah kepada anak – anak.
Menjelang Waktu Isya’ atau setelah sholat Maghrib, Umat Muslim berkumpul dalam satu tenda besar untuk menikmati permainan dan musik rakyat dengan sajian kue, kurma, dan kacang.
Maroko
Sumber gambar: blog.misteraladin.com
Negara yang merayakan Idul Adha selama empat hari berturut – turut ini menganggap Idul Adha merupakan festival yang suci. Masyarakat Maroko akan menghidangkan berbagai macam makanan yang berbahan dasar dari bagian tubuh hewan qurban. Layaknya Indonesia yang identik menggunakan baju baru untuk Idul Fitri, masyarakat Maroko juga antusias untuk membeli pakaian tradisional sebagai pelengkap untuk merayakan Hari Raya Idul Adha.
Wah, ternyata di negara – negara Islam yang ada di dunia ini memiliki tradisi yang berbeda ya dalam merayakan Hari Raya Idul Adha, mulai dari lamanya waktu perayaan sampai pada makanannya. Selain perayaan Idul Adha di Indonesia, ada negara lain nggak yang kamu suka? Semoga kita mendapatkan kesempatan untuk merayakan Idul Adha di negara-negara tersebut ya, Sahabat Muslim. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Sahabat Muslim, pernah terbayang gimana cantiknya musim gugur? Dikenal sebagai “Autumn Season”, mengalami proses tumbuhan dan dedaunan yang rontok serta layu. Warna dedaunan yang berubah dan udara dingin, membuat musim ini menjadi cantik dan nyaman.
Suhunya memang lebih dingin, karena sinar matahari tidak berlangsung lama dan cuaca cenderung gelap. Biasanya terjadi mulai bulan September, dan berakhir di pertengahan Desember. Lalu, negara mana saja ya yang mengalami musim gugur? Nah, beberapa diantaranya yaitu Kanada, Perancis (Paris), Jepang (Kyoto), Colorado (Amerika Serikat) dan Selandia Baru.
Wah seru banget yaaa. Kalau kita mengunjungi negara – negara tersebut pada saat musim gugur, pemandangannya indah banget, banyak tempat yang bagus untuk dijadikan spot foto. Tapi, jangan sampai lupa nih, kalau sedang berlibur, ibadahnya jangan sampai abai ya! Supaya tidak terlewati saat berlibur, Sahabat Muslim tentunya bisa menggunakan fitur “Waktu Shalat” di Aplikasi ArahMuslim. Jadi, liburan dan beribadah sama – sama bisa nyaman.
“Terus gimana dong kalau udah diingetin waktu shalat, tapi belum tahu arah kiblatnya?”
Tenang aja, di aplikasi ArahMuslim ada fitur “Arah Kiblat” yang menampilkan kompas digital untuk menunjukkan sudut arah kiblat di mana pun Sahabat Muslim berada, jangan khawatir ya!
Jadi, kemana pun Sahabat Muslim pergi, harus tetap menjaga ibadah ya, agar Allah SWT selalu melindungi kita dimanapun kita berada. Aamiin YRA.
Liburan aman, Ibadah jadi nyaman! 😀
Jadi, kemana pun Sahabat Muslim pergi, harus tetap menjaga ibadah ya, agar Allah SWT selalu melindungi kita dimanapun kita berada. Aamiin YRA.
Masjid merupakan rumah atau tempat ibadah umat Islam. Masjid juga merupakan tempat paling mulia untuk kegiatan ibadah umat Islam, seperti sholat, berdzikir, dan i’tikaf. Terdapat masjid – masjid termegah di Indonesia. Ini dia daftar masjid termegah yang berada di Indonesia, diantaranya adalah:
Masjid Raya Baiturrahman
Masjid yang terletak di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam ini dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1875. Apabila Sahabat Muslim, berkunjung ke Kawasan Masjid Raya Baiturrahman, jangan sampai melakukan perbuatan – perbuatan yang tidak baik yang melanggar Syariat Islam, ya!
Masjid Istiqlal
Bangunan dari Masjid Istiqlal yang indah dan megah merupakan hasil kerja arsitektur bernama Friedrich Silaban. Pembangunan tiang pertama dilakukan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1961 dan pada tahun 1978 diresmikan oleh Presiden Soeharto.
Masjid 99 Kubah
Masjid 99 Kubah terletak di Kota Makassar. Titik megah dari masjid ini adalah adanya 99 aneka kubah yang berwarna cerah dan disusun secara bertingkat dengan warna jingga, kuning, juga merah. Angka 99 sendiri diambil dari Asmaul Husna yang berarti nama – nama Allah.
Masjid Raya Sumatera Barat
Masjid termegah keempat adalah Masjid Raya Sumatera Barat yang menjadi masjid terbesar di Sumatera Barat, lho. Bangunannya menggabungkan unsur – unsur dari rumah gadang dan unsur modern dengan bentuk yang unik.
Masjid Cheng Hoo
Didirikan atas prakarsa penasehat, pengurus PITI, dan pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Indonesia Jawa Timur serta tokoh masyarakat Tionghoa di Surabaya. Pembangunan masjid ini diawali dengan peletakkan batu pertama pada 15 Oktober 2001.
Itu tadi beberapa masjid termegah di Indonesia. Selain dijadikan tempat ibadah, masjid – masjid ini sering kali digunakan sebagai wisata religi oleh para wisatawan. Mana masjid kesukaanmu? Sahabat Muslim, jangan lupa sempatkan waktu dan berkunjung ke salah satu masjid ini ya!