Mengenal Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura di Bulan Muharram

Pada 10 Agustus 2021 kemarin, Umat Muslim memperingati Tahun Baru Islam ke 1443 Hijriyah dan Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Islam. Kalau sebelumnya, pernah dibahas mengenai kenapa kita harus berpuasa di bulan Muharram, sekarang akan dibahas mengenai Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura itu sendiri, simak yuk!

1. Puasa Tasu’a

Puasa ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Muharram. Dibalik puasa Tasu’a ini, ternyata ada sebuah keinginan Rasulullah SAW. yang belum terlaksana, lantaran ajal menjemput terlebih dahulu. Ternyata, keinginan tersebut adalah Puasa Tasu’a, yakni puasa pada 9 Muharram. Keutamaan dari menjalankan puasa ini adalah salah satunya menebus dosa setahun silam begitu juga dengan Puasa Asyura. Niat dari Puasa Tasu’a sendiri adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tasu’a sunnatal lillaahita’ala 

“Saya niat puasa hari tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala” 

Oleh karena itu, Puasa Tasu’a dianjurkan untuk umat Nabi Muhammad SAW. karena merupakan salah satu keinginan Rasulullah. 

2. Puasa Asyura 

Puasa ini dilaksanakan pada 10 Muharram dan Asyura sendiri artinya adalah bilangan atau tanggal 10.  Hari Asyura merupakan hari puasa umat Nabi Musa. Ibnu Abbas mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad SAW datang ke Madinah dan melihat orang – orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. 

Nabi Muhammad SAW. bersabda: 

“Saya lebih hormat terhadap Musa dari kamu.” Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa.” (HR. Bukhari Muslim)

Rasulullah memuliakan hari Asyura dengan berpuasa. Adapun niat dari Puasa Asyura yakni:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati ‘Asyura lillahi ta’ala

“Saya berniat puasa sunah Asyura karena Allah Lillahi ta’ala” 

Nah itu sekilas informasi mengenai Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura. Keduanya memiliki kemuliaan karena terjadi di bulan Muharram. Bagi yang menjalaninya, mudah – mudahan Allah SWT menerima puasanya dan menjadi pelebur dosa, Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin. Buat yang belum sempat menjalaninya, mudah – mudahan Allah SWT selalu memberikan keberkahan kepada kita semua dalam berbuat kebaikan ya, Aamiin. 

Referensi:
https://jurnalmedan.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-1492362146/5-keutamaan-puasa-tasua-dan-puasa-asyura-di-bulan-muharram?page=4

https://www.tribunnews.com/lifestyle/2021/08/11/bacaan-niat-puasa-tasua-dan-puasa-asyura-dengan-lafal-latin-arti-dilakukan-pada-18-19-agustus-2021?page=4

https://news.detik.com/berita/d-5672805/niat-puasa-tasua-dan-asyura-bulan-muharram-lengkap-jadwal-pelaksanaannya

Ini Makna Kemerdekaan Indonesia yang Jarang Diketahui Umat Islam

Kemarin, Warga Negara Indonesia di seluruh belahan dunia, memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke – 76. Setelah lamanya berjuang untuk Indonesia, akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945, warga Indonesia dari Sabang sampai Marauke terbebas dari penindasan dan ketidakadilan. 

Tapi ternyata.. ada yang menarik nih dibalik peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 jika dilihat dari kacamata Islam. Simak informasinya di bawah ini yuk!

Makna Dibaliknya Angka 17 

Soekarno pernah menuturkan, proklamasi pada 17 Agustus 1945 diyakini angka 17 merupakan angka keramat. Soekarno menjelaskan, Al-Qur’an diturunkan pada 17 Ramadhan. Sholat seharinya 17 rakaat dan dipilihnya hari Jumat yang dalam Islam sendiri, merupakan hari yang terbilang mulia. 

Proklamasi Kemerdekaan Terjadi di Bulan Ramadhan 

Kemudian Mansur Suryanegara dalam bukunya yang berjudul Api Sejarah, menyebutkan bahwa peristiwa sejarah proklamasi yang terjadi pada 9 Ramadhan 1364 dihari Jumat Legi merupakan anugerah yang tak hingga dari Allah Yang Maha Kuasa. Wah, ternyata Proklamasi Kemerdekaan itu terjadi pada bulan Ramadhan, bulan yang kita ketahui memiliki sangat banyak keistimewaan.

Pengaruh Organisasi Islam terhadap Edukasi 

Kemudian, ada lagi nih salah satu nilai makna kemerdekaan yang ada hubungannya dengan organisasi Islam (Sarekat Islam) yaitu nilai edukasi. Pada zaman perjuangan kemerdekaan, terdapat organisasi – organisasi terpelajar seperti Budi Utomo, Indische Partij, dan Sarekat Islam. Hal ini menjadi tanda dimulainya pergerakan nasional dengan jelas, yaitu Kemerdekaan Indonesia.

Pada akhirnya, kemerdekaan yang telah diraih dengan pengorbanan dari bangsa terdahulu wajib kita jaga dengan memaksimalkan seluruh potensi sumber daya (manusia dan alam), serta nilai – nilai juang bangsa Indonesia.

Semoga semangat kemerdekaan terdahulu dan kebersamaan sebagai bangsa yang besar kedepannya dapat mewujudkan Negara dan Bangsa yang haldatun tahhibatun warrabun ghafuur dengan Ridho Allah SWT.. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Referensi: https://referensiberita.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-1212402956/inilah-makna-proklamasi-kemerdekaan-bagi-umat-islam-yang-jarang-diketahui?page=2

http://sin.fst.uin-alauddin.ac.id/menelaah-makna-kemerdekaan-dalam-perspektif-syariah/

Kenapa Puasa Dianjurkan di Bulan Muharram? Apa Keistimewaannya?

Sebagai bulan pertama di Kalender Hijriyah, Bulan Muharram ini memiliki beberapa keistimewaannya, apalagi kalau berpuasa. Puasa yang dikenal dalam bulan Muharram ini adalah Puasa Muharram atau dikenal juga dengan nama Puasa Assyura. Bulan Muharram itu sendiri ternyata memiliki keistimewaan lho! Pada bulan ini, masyarakat dilarang melakukan hal – hal yang tidak baik dan menyakiti orang lain. 

Ada beberapa keistimewaan lain dari Bulan Muharram yang harus Sahabat Muslim ketahui nih, diantaranya, 

1. Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan Kaumnya (Bani Israil) dari kejaran tentara Fir’aun dan menenggelamkan mereka di laut merah.

2. Rasulullah menetapkan tanggal 10 Muharram untuk melaksanakan Puasa Muharram sebagai rasa syukur kepada Allah sekaligus menghapuskan tradisi masyarakat Jahiliyah.

3. Dalam Hadis Riwayat Imam Muslim, Rasulullah mengatakan bahwa Muharram termasuk pada bulan yang mulia. 

Lalu, apa saja keistimewaan Puasa di bulan Muharram?

1. Penghapus Dosa 30 Hari 

Dilansir dari NU Online, Imam Ibnu Hajar dalam hadis yang diriwayatkan oleh Hafsah, Nabi bersabda, 

“Puasa di hari terakhir bulan Dzulhijjah (penghapus doa selama 50 tahun) dan hari pertama bulan Muharram (penghapus dosa 30 hari)” 

MasyaAllah siapa yang mau dihapus dosanya selama 30 hari? Yuk berpuasa! Puasa dibulan Muharram dapat dilakukan satu hari, dua hari, atau sepanjang Muharram apabila tidak memberatkan.

2. Pahala yang Berlimpah

Dari hadis Ibnu Abbas dalam Kitab Tanbihul Ghafilin, Rasulullah SAW. bersabda, ‘Barangsiapa puasa pada hari Asyura, pasti Allah memberi 10 ribu pahala malaikat, 10 ribu pahala orang ibadah haji dan umrah, 1.000 para syuhada’.

Apabila Sahabat Muslim berpuasa di bulan Muharram, InsyaAllah akan mendapat pahala sama dengan bepergian haji dan umrah.

3. Pembeda Antara Umat Islam dengan Kaum Yahudi dan Kaum Nasrani

Kenapa beda? Karena dahulu sebelum Islam masuk, Umat Yahudi dan Nasrani juga memperingati 10 Muharram dengan berpuasa. Dapat dikatakan ini adalah Puasa Tasua (9 Muharram dan 11 Muharram). Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dengan status marfu, Rasulullah SAW. bersabda,

“Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum atau sesudahnya” (HR Ahmad). 

MasyaAllah, ternyata puasa di bulan ini memang istimewa ya. Tidak hanya di bulan – bulan tertentu, berpuasa memang memiliki keistimewaan tersendiri baik dari sisi spiritual maupun sisi medisnya. Dan di bulan Muharram ini juga bisa menjadi pengingat untuk kita semua agar selalu memperbaiki diri, melakukan introspeksi, serta melakukan amal kebaikan. 

Mudah – mudahan Sahabat Muslim senantiasa diberikan kesehatan, supaya bisa berpuasa dan melakukan amal kebaikan lainnya 

Referensi: https://www.orami.co.id/magazine/puasa-muharram/

https://www.ayosurabaya.com/read/2021/08/09/13678/5-amalan-di-bulan-muharam-yang-penuh-berkah

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180911084929-284-329302/keistimewaan-puasa-asyura-di-bulan-muharam

https://seputartangsel.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-142342172/keistimewaan-puasa-asyura-di-tanggal-10-muharram-begini-niatnya

https://www.republika.co.id/berita/qxju52320/puasa-muharram-niat-tata-cara-dan-keutamaannya

Olahraga Baik untuk Kesehatan, Bagaimana Islam Memandangnya?

Olahraga adalah aktivitas – aktivitas yang mengutamakan gerakan – gerakan jasmani yang dilakukan secara sadar. Apapun kegiatan yang sifatnya menggerakkan anggota tubuh dapat dikatakan olahraga.

Olahraga itu penting lho untuk kesehatan tubuh, tidak hanya secara fisik namun juga bisa membantu menyegarkan jiwa. Sahabat Muslim pernah dengar ungkapan “Mens Sana In Corpore Sano”? Yang memiliki arti “Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat”

Lalu, olahraga apa aja nih olahraga yang biasanya Sahabat Muslim lakukan? 

Nabi besar kita, yaitu Nabi Muhammad SAW. juga suka berolahraga lho. Bahkan dalam hal menjaga kesehatan, Islam memerintahkan kita untuk mengikuti berbagai olahraga yang dianjurkan Rasulullah SAW. Ada beberapa jenis olahraga yang dianjurkan Rasulullah SAW. diantaranya, berkuda, memanah, lari, jalan cepat, berenang, dan gulat.

Sahabat Muslim, sebelumnya tau nggak kalau olahraga jenis lari yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. ini sangat praktis dan mudah untuk dilakukan? Sahabat Muslim bisa melakukannya di mana aja, bahkan ketika sedang tidak ada niat untuk berolahraga. Terus, apa aja ya manfaat yang kita dapatkan dari lari?

1. Membakar banyak lemak.

2. Otot – otot jantung terlatih.

3. Meredakan stress yang dialami.

4. Menurunkan berat badan.

5. Meningkatkan kinerja otak dan daya tahan tubuh.

6. Melatih koordinasi tubuh yang baik.

7. Tidur menjadi lebih berkualitas.

8. Mengurangi risiko kematian akibat stroke.

MasyaAllah, banyak banget ya manfaat yang Sahabat Muslim dapatkan ketika menjalankan olahraga lari ini! Manfaat – manfaat tersebut tidak hanya terasa difisik, namun juga dipsikis kita, bahwa lari dapat meredakan stress. 

Sambil berolahraga, Sahabat Muslim bisa lho menggunakan Aplikasi Arah Muslim dengan berbagai fitur di dalamnya! Selain mendapatkan kesehatan jasmani, Sahabat Muslim juga dapat ketenangan spiritualnya. Sahabat Muslim bisa menggunakan fitur Tasbih Digital sambil melakukan olahraga, kemudian bisa berdzikir sambil berlari.

Dengan menggunakan fitur Tasbih Digital, Dzikir bisa lebih terpantau apabila Sahabat Muslim tidak ingat saat berlari. Tidak hanya olahraga lari, fitur ini juga bisa digunakan kapan saja dan di mana saja sesuai dengan kebutuhan kita.

Yuk lengkapi amalan ibadah dengan menggunakan Aplikasi Arah Muslim!

Referensi:

https://www.liputan6.com/ramadan/read/4266758/6-olahraga-yang-dianjurkan-rasulullah-bisa-diikuti-untuk-jaga-kesehatan

Olahraga http://e-journal.uajy.ac.id/2063/2/2TA11990.pdf (diakses pada 5 Agustus 2021)