5 Fakta Menarik tentang Masjid Istiqlal yang Jarang Diketahui 

Siapa yang nggak tau Masjid Istiqlal? Salah satu masjid terbesar dan terkenal se-Asia Tenggara ini menjadi spot tempat ibadah favorit banyak orang. Bukan hanya megah, Masjid Istiqlal ini memiliki sejarah yang banyak dan sangat menarik. Sahabat Muslim sudah pernah mengunjungi masjid ini belum? 

Pada saat bulan Ramadhan, sebelum pandemi, Masjid Istiqlal sangat ramai dan banyak orang yang berkunjung ke sana. Selain menjadi masjid yang memiliki bedug raksasa, ada fakta – fakta lainnya yang jarang diketahui banyak orang lho! Seperti apa fakta – fakta tersebut? Berikut fakta menarik tentang Masjid Istiqlal. 

Lokasi Awal Pembangunan

Awalnya, masjid ini didirikan di daerah Thamrin, Jakarta Pusat. Pemilihan lokasi ini dikarenakan Thamrin merupakan daerah yang memiliki banyak masyarakat Muslim dan belum ada bangunan lain di sampingnya. Namun, Bung Karno lebih memilih dibangun berdampingan dengan Gereja Katedral sebagai salah satu simbol toleransi dan semangat persaudaraan. 

Arsitek Masjid Istiqlal

Arsitek dari Masjid Istiqlal adalah seorang non muslim bernama Frederich Silaban kelahiran Bonan Dolok, Sumatera Utara dan merupakan seorang anak pendeta. Frederich yang memberikan desain berjudul Ketuhanan ini berhasil memenangkan sayembara desain Masjid Istiqlal pada tahun 1955. 

Arti Istiqlal 

Nama ‘Istiqlal’ disepakati sebagai nama masjid ini karena memiliki arti kemerdekaan dalam bahasa Arab. Salah satu tujuan diberikan nama dan dibangun Masjid Istiqlal adalah untuk menghormati para pejuang Muslim yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. 

Waktu Pembangunan 

Masjid Istiqlal sendiri dibangun tepat pada hari peringatan kelahiran Rasulullah SAW. Hal ini terbukti pada saat pemancangan tiang pertama yang dilakukan oleh Presiden Soekarno pada 24 Agustus 1961. Tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan kelahiran Rasulullah SAW. Sayangnya, pada waktu itu terdapat hambatan yaitu adanya kepentingan politik, sehingga akhirnya diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978.

Memiliki Terowongan yang Tersambung dengan Gereja 

Renovasi Masjid Istiqlal yang dibangun belum lama ini mendirikan terowongan yang tersambung dengan Gereja Katedral. Presiden Jokowi menginginkan simbol silaturahmi antar kedua umat beragama meski pembangunan ini sempat dikritik beberapa kalangan. 

Selain menjadi masjid terbesar yang bernuansa modern, ternyata banyak banget ya fakta-fakta yang jarang kita ketahui sebelumnya! Terutama, fakta bahwa salah satu arsitekturnya seorang non-muslim. Kedepannya, semoga masjid ini akan selalu menjadi salah satu spot sekaligus tempat ibadah favorit bagi semua orang, bahkan di luar Indonesia. 

Referensi: 

https://www.idntimes.com/news/indonesia/dini-suciatiningrum/6-fakta-unik-masjid-istiqlal-yang-wajib-kamu-ketahui/3

https://travel.okezone.com/read/2021/04/13/408/2393803/9-fakta-menarik-masjid-istiqlal-awal-dibangun-hingga-pasca-renovasi

https://www.idntimes.com/news/indonesia/aldzah-fatimah-aditya/5-fakta-unik-masjid-istiqlal-dibangun-nonmuslim-dan-beduk-raksasa/3

https://www.popbela.com/lifestyle/travel/reza-iqbal/7-fakta-unik-41-tahun-masjid-istiqlal-karya-terbaik-anak-pendeta/5

https://www.casaindonesia.com/article/read/5/2020/2855/5-Fakta-Unik-Masjid-Istiqlal-nan-Bersejarah

https://www.bobobox.co.id/blog/fakta-menarik-masjid-istiqlal/

Pentingkah Self Love dalam Islam?

Sahabat Muslim, pasti sering denger dong tentang Self Love dalam kehidupan sehari – hari dan ilmu psikologi? Sebetulnya dalam Islam pun memiliki pemaparannya sendiri lho dan termasuk hal yang penting juga. 

Sebelum mengenal lebih jauh dari sisi Islam, terlebih dahulu kita pahami apa sih Self Love itu secara umumnya? Self love itu sendiri memiliki arti mengenali dan mencintai diri sendiri. Jadi, Self Love ini betul – betul dilakukan hanya untuk diri sendiri pada setiap manusia. 

Bagaimana dengan Islam ya? Apakah Self Love juga dianggap penting?

Amanat dari Allah SWT 

Menyayangi dan mencintai diri sendiri merupakan salah satu sebuah amanat dari Allah SWT. Mencintai diri dengan menerima segala kekurangan yang ada pada diri dan mensyukuri kelebihan yang diberikan oleh Sang Pencipta.

Bentuk Cinta kepada Allah SWT 

Menyayangi diri sendiri merupakan bentuk cinta dan kasih sayang kita kepada Allah SWT. Asumsinya, ketika kita tidak mencintai diri sendiri, kita juga tidak mencintai Allah SWT yang telah menciptakan kita.

Bentuk Taat kepada Allah SWT

Menurut pandangan Islam, konsep Self Love merupakan salah satu perintah Allah SWT yang harus kita taati. Karena dengan menyayangi diri sendiri, seseorang dapat lebih mensyukuri, menghargai kelebihan dan kekurangan yang telah dititipkan Allah dalam dirinya. 

Mencintai diri sendiri merupakan suatu kewajiban sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Namun, pada kenyataannya masih banyak yang belum memahami konsep Self Love ini. Masih banyak juga yang kurang peduli dengan menyayangi diri sendiri, padahal sangat penting lho. 

Jadi, buat Sahabat Muslim yang merasa masih kurang dalam menyayangi diri sendiri, harus lebih diperhatikan lagi ya. Karena dengan menyayangi diri sendiri, insha Allah hati akan tenang, karena menerima apapun yang ada dalam diri.

Referensi: 

https://www.google.com/amp/s/rahma.id/self-love-dalam-islam-1-mengenal-diri-sendiri/%3famp=1

https://jurnalpost.com/self-love-dalam-pandangan-agama-dan-psikologi/19795/

https://www.uii.ac.id/mencintai-diri-sendiri-sebagai-bentuk-cinta-kepada-allah/