Bagaimana Pandangan Islam tentang Tren Spirit Doll?

Sahabat Muslim, saat ini beberapa sosial media diliputi pemberitaan tentang fenomena tren spirit doll. Apa arti spirit doll itu? Spirit Doll artinya boneka arwah yang dipercaya dapat memberikan keuntungan bagi para pemiliknya. 

Banyak public figure Indonesia yang juga memiliki spirit doll (Boneka Arwah) dan merasa memiliki anak kecil yang hidup. Fenomena – fenomena ini membuat masyarakat merasa takut dan bertanya – tanya apakah hal tersebut boleh dilakukan? Lalu, bagaimana Islam memandang fenomena ini? Biar nggak penasaran, ArahMuslim bantu jelaskan ya!

Hukum Islam 

Menurut Ulama Buya Yahya, mempermainkan atau memiliki boneka untuk orang dewasa tidak dibenarkan dan bukan bagian dari budaya Islam. Dalam sebuah hadits dijabarkan sebagai berikut: 

“Aku dahulu pernah bermain boneka di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku memiliki beberapa sahabat yang biasa bermain bersamaku. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam masuk dalam rumah, mereka pun bersembunyi dari beliau. Lalu beliau menyerahkan mainan padauk satu demi satu lantas mereka pun bermain bersamaku” (HR. Bukhari no.6130).

Mengadopsi Boneka Tidak Dibenarkan

Secara Ilmu Fiqih, mengadopsi boneka tentu tidak dibenarkan. Karena, boneka merupakan benda mati, apalagi jika mempercayai bahwa di dalam boneka tersebut berisi arwah atau ruh. Dalam sebuah Hadis shahih dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda kepada Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu’ anhu, yang artinya: 

Janganlah kalian menyimpan patung atau boneka kecuali telah membuatnya menjadi tidak berbentuk, dan jangan pula membuat kuburan yang menjulang tinggi kecuali meratakannya” . (Hadits Riwayat Muslim dalam Al-Jana’iz, 969)

Dari beberapa sumber yang ArahMuslim baca dan rangkum, kita tidak boleh “mengadopsi” dan “mempercayai” bahwa di dalam boneka terdapat ruh dan membawa keberuntungan. Hal tersebut sudah termasuk perbuatan syirik dan termasuk dosa besar. 

Apabila hanya menyukai dan bermain dengan boneka dirasa tidak apa – apa, karena menurut Kyai Miftah (Salah satu Ulama), bermain boneka mengajarkan anak memiliki rasa tanggung jawab. Tapi kalau sudah sampai kepada hal – hal yang menyentuh aqidah, tidak boleh ya Sahabat Muslim. 🙂 

Semoga bermanfaat. 

Referensi: 

https://www.riau24.com/berita/baca/1641174281-heboh-boneka-arwah-jadi-tren-para-artis-begini-penjelasan-hukum-dalam-islam-menurut-buya-yahya

https://www.republika.co.id/berita/r512nq335/adopsi-spirit-doll-atau-boneka-arwah-dari-sisi-hukum-islam

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *