Ternyata Ini Amalan yang Dianjurkan Ketika Gerhana Bulan

Adanya fenomena alam gerhana bulan dan matahari tentunya memunculkan berbagai mitos dan pandangan primitif yang dikaitkan dengan nilai spiritual dan sosial. Hal – hal tersebut tidak hanya berkembang di Indonesia, masyarakat Arab sebelum ada Islam pun seperti itu. Mereka menganggap bahwa gerhana adalah sesuatu yang menakutkan dan merupakan suatu pertanda yang buruk akan terjadi. 

Dengan perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan serta teknologi, kepercayaan terhadap hal – hal tersebut pun mulai hilang. Ditambah lagi dengan hadirnya Islam, Nabi Muhammad SAW. bersabda: 

“Matahari dan bulan adalah dua tanda kebesaran Allah. Keduanya mengalami gerhana bukan karena atau sebab bagi kematian atau kelahiran seseorang”.

Lantas, harus bagaimana Umat Muslim ketika terjadi gerhana bulan? Adakah kegiatan yang diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW.? Yuk mari sama – sama kita pelajari ajaran tersebut yuk.

Melakukan Shalat

Ilustrasi: unsplash.com

Shalat ketika terjadi fenomena alam ini dikenal dengan Shalat Gerhana. Jumlah rakaatnya bermacam – macam pendapat, ada yang menyebutkan satu rakaat, atau empat, enam, delapan, dan sepuluh rakaat. Mengenai bacaannya juga ada pendapat yang menyarankan untuk menyaringkan suaranya, tetapi ada juga yang tidak (Sesuai mazhab).

Bersedekah

Ilustrasi: unsplash.com

Nabi Muhammad SAW. menganjurkan Umat Muslim untuk bersedekah saat terjadi gerhana. Karena saat gerhana bulan terjadi akan meningkatkan kesadaran spiritual dan sosial, religius, serta semangat kemanusiaan yang secara tidak langsung muncul. Tetapi, tidak hanya saat gerhana ya, bersedekah hukumnya sunnah untuk menolong sesama manusia. 

Menghadirkan Rasa Takut

Ilustrasi: unsplash.com

Rasa takut ini bukan kepada manusia ya, melainkan kepada Allah SWT, karena peristiwa ini mengingatkan tanda – tanda kejadian hari kiamat, atau adanya Azab Allah SWT yang diturunkan akibat dosa  – dosa. 

Memperbanyak Dzikir

Ilustrasi: unsplash.com

Gerhana bulan merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah SWT, oleh karena itu, Umat Muslim dianjurkan untuk mengingat kepada Allah SWT dengan memperbanyak berdzikir. Dengan berdzikir, kita akan terus mengingat Allah dan juga kebesaran-Nya, dan bisa menjadi salah satu cara pengampunan dosa. 

Sahabat Muslim, gerhana bulan merupakan salah satu bentuk kebesaran Allah SWT, kita sebagai Umat Muslim tidak perlu takut dan tidak perlu mempercayai hal – hal yang belum tentu terjadi saat gerhana bulan datang, karena apapun yang ada didunia ini, terjadi atas izin dan kehendak Allah SWT. 

Dengan menerapkan ajaran – ajaran Nabi Muhammad SAW. pada saat gerhana bulan, semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT, Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin. 

Wallahu’alam. 

Referensi:

https://www.tribunnews.com/sains/2018/01/31/pandangan-islam-tentang-gerhana-bulan-hingga-turun-anjuran-salat-nabi-muhammad?page=3

https://www.liputan6.com/bola/read/4566902/4-tuntunan-nabi-muhammad-saw-saat-gerhana-bulan-26-mei-2021

https://news.detik.com/berita/d-5581950/7-amalan-saat-gerhana-bulan-total-26-mei

5 Tanda Meninggal Dunia secara Husnul Khatimah

Kondisi yang sering diinginkan di akhir kehidupan setiap Umat Muslim tentunya meninggal secara husnul khatimah. Arti dari husnul khatimah itu sendiri adalah sebuah akhir yang baik, meninggalkan dunia ini dalam keadaan baik. Ucapan ini pun sering digunakan ketika ada seseorang yang meninggal. 

Dengan melakukan penelitian berbagai nash yang ada, para ulama memiliki kesimpulan tentang beberapa tanda husnul khatimah. Diantara tanda – tanda itu, ada yang hanya diketahui oleh orang yang akan meninggal, namun ada pula tanda – tanda yang bisa diketahui oleh semua orang. 

Mengucap Kalimat Syahadat Saat Akan Meninggal

Apabila kalimat terakhir yang terucap adalah kalimat syahadat (sesuai pada hadits berikut), InsyaAllah ini pertanda husnul khatimah. 

“Barang siapa yang akhir perkataannya adalah kalimat “Laa Ilaha Illallah” (tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah), maka dia akan masuk surga.” (HR. Abu Daud) 

Meninggal dengan Keringat di Dahi

“Dari Ibnu Buraidah dari ayahnya bahwa ia berada di Khurasan, ia menjenguk saudaranya yang sakit, ia menemuinya tengah sekarat dan dahinya berkeringat, ia berkata: Allahu Akbar, aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: “Orang mu’min meninggal dunia dengan (mengeluarkan) keringat didahinya.” (HR. Ahmad)

Meninggal Saat sedang Hamil ataupun Nifas bagi Wanita

Seorang wanita muslimah yang meninggal pada saat sedang hamil, melahirkan ataupun nifas (Masa – masa yang dilewati wanita melahirkan sampai enam minggu setelah melahirkan) akan mendapat peluang untuk menggapai husnul khatimah. 

“Dan wanita yang dibunuh anaknya (karena melahirkan) masuk golongan syahid, dan anak itu akan menariknya dengan tali pusarnya ke surga.” (Disebutkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Ahkam Al-Janaiz, hlm. 53. Beliau menyatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Meninggal pada Hari Jum’at

Seorang muslim yang meninggal di hari Jum’at atau malam Jum’at, merupakan sebuah peluang untuk manggapai husnul khatimah. Terlepas dari itu semua, kematian seseorang secara husnul khatimah adalah kehendak Allah SWT. Namun, terdapat beberapa hadits yang menerangkan bahwa meninggal di hari Jum’at sebagai suatu tanda husnul khatimah.

“Tidaklah seorang muslim wafat pada hari atau malam jumat melainkan akan terhindar dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Orang yang Meninggal dengan Penyebab Sakit Perut

Seorang muslim yang meninggal karena sakit perut atau penyakit yang berhubungan dengan perut, seperti: kolera, disentri, maag, kanker, batu ginjal, dan penyakit yang berhubungan dengan perut lainnya. 

“Barangsiapa yang mati karena sakit perut maka dia adalah syahid.” (HR. Muslim)

Sahabat Muslim, itu tadi beberapa tanda husnul khatimah yang ArahMuslim kutip dari berbagai sumber. Tentunya husnul khatimah ini merupakan hal yang didambakan dari seorang muslim. Selalu menjaga Iman dan ketakwaan secara istiqomah kepada Allah SWT bisa menjadi salah satu cara kita untuk mendapatkan akhir yang baik. 

Semoga di akhir kehidupan, kita pun tutup usia dalam keadaan baik. 

Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin

Wallahu’alam 

Referensi: 

https://www.merdeka.com/jabar/memahami-arti-husnul-khotimah-ketahui-tanda-dan-cara-mendapatkannya-kln.html

https://www.hidayatullah.com/kajian/oase-iman/read/2016/08/18/99572/99572.html

https://telisik.id/news/benarkah-wafat-di-hari-jumat-tergolong-husnul-khatimah

Simak Yuk! Ilmuwan Muslim yang Memberikan Pengaruh Besar di Dunia

Sahabat Muslim tau nggak sih kalau kejayaan Islam dimulai pada era 780 – 1258 Masehi. Darimana kita lihat kejayaannya? Kejayaan Islam bisa dilihat dari beberapa hal, salah satunya adalah banyaknya ilmuwan muslim yang memberikan kontribusi di berbagai bidang ilmu pengetahuan. 

Tidak hanya di bidang ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan pengaruh di dunia lho! Banyak penemuan – penemuan terdahulu yang dijadikan sumber bagi perkembangan ilmu pengetahuan di seluruh dunia. 

Dan istimewanya, ilmu pengetahuan modern banyak ditemukan oleh tokoh – tokoh Islam. Lantas, siapa saja ilmuwan Islam yang memberikan pengaruh ke dunia? Berikut nama – nama ilmuwan Islam dari berbagai bidang : 

Ibnu Sina 

Merupakan seorang ilmuwan muslim dunia yang berkontribusi besar di bidang kedokteran. Nama lengkapnya adalah Abu Ali al-Huseyn bin Abdullah bin Hasan Ali bin Sina. Ilmuwan yang diberikan julukan Al-Ra’s ini adalah yang pertama kali menemukan cara pengobatan bagi orang yang sakit dengan cara penyuntikan. Karyanya yang paling berpengaruh adalah ensiklopedia filsafat Kitab al-Shifa (The Book of Healing) dan The Canon of Medicine

Al-Farabi

Memiliki nama Abu Nashr Muhammad Al-Farabi, lahir pada 870 M di Farab, sebuah kota di Turki Tengah. Al Farabi adalah seseorang yang jenius, menguasai 89 bahasa dan guru besar muslim di bidang fiqih, filsafat, sains, kedokteran, musik dan puisi.  

Selama hidupnya, Al Farabi menulis buku berbahasa Arab dalam bidang musik, filsafat, sains, kedokteran, dan lain – lain. 

Al Khawarizmi

Pelopor konsep bilangan nol, aljabar, algoritma, dan sistem penomoran ini memiliki nama asli Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa Al-Khawarizmi. Selain dikenal sebagai ahli matematika Islam, Al Khawarizmi juga dikenal dalam bidang astrologi dan astronomi lho. Karyanya yang berjudul Al-kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muqabala (The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing) menjadi dasar dalam pembelajaran aljabar Ilmu Matematika hingga sekarang lho. 

Al – Zahrawi

Siapa di sini yang takut dijahit kalau luka? Nah, bapak ilmu bedah modern inilah yang mengenalkan benang sebagai alat untuk menutup luka. Al – Zahrawi juga menyusun buku At-Tasrif Iiman Ajiza an at-Ta’liif yang menjadi rujukan para dokter hingga sekarang. Di dalamnya terdapat hal – hal yang terkait tentang penyakit, bedah, dan temuan – temuannya berupa alat kedokteran. 

Ibnu Khaldun

Kalau tadi bahas di bidang kesehatan dan matematika, sekarang kita membahas ilmuwan muslim di bidang sejarah nih, yaitu Ibnu Khaldun. Beliau merupakan seorang sejarawan muslim dari Tunisia. Ilmuwan dari Tunisia ini dikenal sebagai Bapak pendiri Ilmu Historiografi, Sosiologi, dan Ekonomi. Karyanya yang terkenal adalah Muqaddimah, di mana didalamnya berkaitan dengan gambaran awal dan sejarah universal manusia. 

MasyaAllah, ternyata banyak lho ilmuwan – ilmuwan yang beragama Islam, dan hebatnya memberikan pengaruh yang baik dan besar untuk dunia. Bahkan, ilmu dan prakteknya digunakan sampai sekarang. 

Mudah – mudahan Allah memberikan Ridhonya kepada kita atau keturunan kita untuk menjadi penerus seperti ilmuwan – ilmuwan muslim yang hebat ini ya. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin. 

Wallahu’alam

Referensi : 

 https://www.merdeka.com/jateng/6-ilmuwan-muslim-yang-paling-berpengaruh-di-dunia-wajib-diketahui-kln.html

https://www.kompas.com/stori/read/2021/04/27/183600679/10-tokoh-ilmuwan-muslim-dan-keahliannya?page=all

https://www.kompas.com/edu/read/2021/04/14/090259471/siswa-kenali-tokoh-tokoh-ilmuwan-dalam-peradaban-islam?page=all

https://www.liputan6.com/ramadan/read/4265173/7-ilmuwan-muslim-paling-berpengaruh-di-dunia